Viral Video Keluarga Ajak Anak Kecil Hisap Rokok Sin Karena Yakin Cegah Corona

Unik | Sabtu, 28 Maret 2020 11:08
Viral Video Keluarga Ajak Anak Kecil Hisap Rokok Sin Karena Yakin Cegah Corona

Reporter : Syahid Latif

Ibu yang sedang menggendong bayi juga ikut merokok.

Dream - Laman media sosial Twitter tengah dihebohkan dengan unggahan satu keluarga tengah menghisap rokok sin. Rokok tersebut diyakini keluarga tersebut bisa mencegah mereka terpapar virus corona Covid-19.

Yang mengejutkan, rokok sin itu tak hanya dihisap oleh orang dewasa. Terlihat dua anak di bawah umur tengah asyik menghisap rokok tersebut di ruang keluarga.

" Demi menghadang virus corona kami sekeluarga merokok Sin," ujar sesorang bersuara pria yang merekam video tersebut.

Video unggahan itu dibuat dua hari lalu, Rabu, 26 Maret 2020 dan diunggah sekitar pukul 10.07 malam. Penggunggah video tersebut diketahui memiliki akun bernama @weedsciety.

 

2 dari 6 halaman

Ada juga Bayi Sedang Dipangku

Terlihat lima anggota keluarga, dua di antaranya anak kecil, tengah menghisap rokok sin di ruang keluarga. Terdengar juga tangis seorang bayi yang tengah digendong salah satu wanita dalam video tersebut.

" Mudah-mudahan dengan seizin allah, virus covid-19 terhadang dengan rokok sin dengan izin allah," ujar pria tersebut.

Penggunggah video tersebut turut menyampaikan keprihatinannya melihat rekaman yang memperlihatkan dua anak kecil dibiarkan merokok.

 

3 dari 6 halaman

Netizen Ada yang Jelaskan Rokok Sin

" EMOSI BGT LIATNYA," tulis akun @weedsciety yang sengaja menulis kalimatnya dalam huruf kapital.

Rekeman video tersebut menjadi viral dan turut memancing keprihatinan para netizen lainnya. Umumnya warganet menyayangkan langkah orang tua yang mengizinkan anak-anaknya merokok dengan dalih mencegah virus corona.

" gak kena covid-19 tp tu bayi meninggal grgr asap rokoknyaaa," komentar pemilik akun @zrrntrr.

" dia yg ngerokok gue yg nyeseek anjirr," tulis akun @who0psiee.

Ada pula netizen yang mencoba menjelaskan jika banyak produsen rokok lokal yang sengaja membuat branding produknya bisa meningkatkan imunitas. Mereka juga mengklaim rokok itu bisa menyembuhkan penyakit spektrum meski tak menjelaskan mekanismnya.

" FYI beberapa rokok lokal gajelas memang ada yang branding produknya dengan bilang kalo rokoknya bisa meningkatkan imunitas, menyembuhkan penyakit spektrum luas tapi tak jelas mekanismenya. Belum lagi kalo jualannya dibalut agama, dan testimoni2 bodong. Emang lagi marak," tulis akun @overXhausted.

4 dari 6 halaman

Hoaks Video Bayi Bicara Telur Rebus Penangkal Corona

Dream - Media sosial dihebohkan dengan viralnya video bayi bisa bicara. Di video itu, si bayi ditampakkan seolah-olah menyebut telur rebus bisa menangkal virus corona.

Dikutip dari Liputan6.com, salah satu akun yang mengunggah video itu adalah akun Facebook Muhammad Nasrun Ridin. Video tampak seperti hasil manipulasi.

" Mama telur mama telur, jangan lupa jam 12 setengah malam, mama telur rebus jangan lupa, mama telur rebus jangan lupa satu orang satu mama,"  demikian ucapan yang terdengar dari video tersebut.

Akun tersebut juga mencantumkan keterangan dalam unggahan videonya.

" Astaghfirullah ada betulan ple INI YANG LAGI HEBOH DI KALANGAN WARGA INDONESIA MALAYSIA SAMPAI KE CHINA VIRAL. BAYI YANG BARU LAHIR BISA BICARASURUH REBUS TELOR DAN DIMAKAN BUAT PENANGKAL VIRUS CORONA#boleh_percaya_boleh_tidak,"  tulis admin.

 

5 dari 6 halaman

Hasil Penelusuran

Setelah dilakukan penelusuran menggunakan mesin pencari Google, ditemukan artikel berita berjudul " Jubir Covid-19 Mimika: Telur Bukan Penangkal Virus Corona" . Berita tersebut dimuat di laman media online, suarapapua.com tanggal 26 Maret 2020.

" TIMIKA | Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Mimika, Papua, Reynold Ubra menegaskan telur rebus bukan penangkal atau obat untuk menyembuhkan Virus Corona.

“ Kalau untuk daya tahan tubuh, iya… Tapi bukan telur saja. Banyak bahan makanan lain yang juga baik untuk imunitas tubuh, contoh sayur, buah-buahan dan nutrisi yang lainnya,” Jelas Reynold saat dihubungi Seputarpapua.com Kamis (26/3)."

Berita serupa juga tayang di laman manado.tribunnews.com di tanggal yang sama. Di media tersebut memuat judul " HOAKS: Bayi Baru Lahir Berbicara, Makan Telur Rebus Sebelum Jam 12 Malam untuk Cegah Virus Corona."

 

6 dari 6 halaman

100% Hoaks

Media tersebut mencantumkan keterangan klaim pembuat video yang menyatakan fakta bayi bisa bicara terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Tepatnya di Desa Pantuge, Kecamatan Kabaruan.

Tetapi, Kapolsek Kabaruan, Ajun Komisaris Ferry Pradama, menegaskan video yang beredar tersebut adalah bohong atau hoaks.

" Tidak benar, 100 persen itu hoaks, di desa Pantuge tak ada kejadian yang seperti dirumor tersebut, yang saya ketahui berita tersebut ada juga menyampaikan bahwa dari Singkawang,'' kata Ferry.

Sumber: Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono

Join Dream.co.id