Pengakuan Perawat Korban Penjambakan dan Pemukulan oleh Keluarga Pasien

Unik | Jumat, 16 April 2021 17:05
Pengakuan Perawat Korban Penjambakan dan Pemukulan oleh Keluarga Pasien

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Korban mengalami memar di mata kiri, bengkak di bibir, dan sakit pada perut.

Dream - Belakangan beredar video seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang menjadi korban penganiayan yang dilakukan oleh keluarga pasien. Video tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi bahan perbincangan netizen.

Dilansir dari akun Instagram @manaberita, Jumat 16 April 2021, terlihat seorang pria barkaos merah bertopi putih awalnya memanggil korban, bernama Kristina Ramauli, 28 tahun. Sang perawat disebut melakukan kesalahan saat melepas infus anaknya.

Saat korban datang bersama temannya menemui pelaku di ruang perawatan, teman korban justru diminta keluar.

" Saya bersama teman menemuinya tapi teman saya disuruh pergi, dia menanyakan bagaimana cara saya melepas infus di tangan anaknya," ujar Kristina Ramauli, dikutip dari Instagram @manaberita.

Belum sempat korban menjawab, pelaku justru langsung memukul wajahnya sampai terjatuh.

 

2 dari 4 halaman

Kembali Dipukul dan Dijambak

 Pelaku penganiayaan
© Instagram @manaberita

Sempat dilerai perawat lain, pelaku malah nampak semakin emosi. Korban mengaku sempat terjatuh dan berlutut untuk meminta maaf, namun pelaku malah menendang perut dan menjambak rambutnya.

Korban kemudian dibawa paksa oleh rekan-rekannya untuk keluar. Kemudian, masuk seorang pria berbaju abu-abu mengaku sebagai polisi mencoba menenagkan pria tersebut. Namun, pelaku dengan arogan justru marah pada pria tersebut.

Saat pihak sekuriti rumah sakit datang ke lokasi, pria berbaju merah itu juga langsung menantang petugas keamaan tersebut.

3 dari 4 halaman

Lapor ke Polisi

Atas kejadian penganiayaan tersebut, korban mengalami memar di mata kiri, bengkak di bibir, dan sakit pada perut. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

" Laporan sudah diterima, selanjutnya akan ditindaklanjuti ke Satuan Reskrim Polrestabes Palembang," kata Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah.

Akibat kejadian itu, kasusnya dimasukkan dalam Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

4 dari 4 halaman

Videonya

Berikut videony kasus penganiayaan perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang:

      View this post on Instagram      

A post shared by MANAberita (@manaberita)

 

Join Dream.co.id