Fakta di Balik Aksi Koboi 3 Pria yang Berondongkan Senjata Api di Pernikahan

Unik | Senin, 23 September 2019 11:24
Fakta di Balik Aksi Koboi 3 Pria yang Berondongkan Senjata Api di Pernikahan

Reporter : Sugiono

Pria pertama menembakkan senapan mesin, diikuti dua orang lagi yang mengacungkan pistol.

Dream - Dunia maya baru saja dihebohkan aksi tiga pria menembakkan senjata apinya ke udara. Mereka melakukan aksi tersebut di sebuah pesta pernikahan.

Menurut kabar, aksi itu dilakukan karena tidak ada hiburan petasan di pesta pernikahan tersebut. Sebagai gantinya, tiga orang pria menembakkan senjata mereka secara bergantian ke udara.

Aksi 'pesta senjata api' tersebut direkam dalam sebuah video yang diunggah akun @warung_jurnalis ke Instagram.

2 dari 4 halaman

Disaksikan Anak-anak

Video tersebut diawali dengan seorang pria berpakaian preman menembakkan senapan mesin ke udara.

Sayangnya, aksi yang membahayakan itu dilakukan tidak jauh dari anak-anak yang berkerumun di dekatnya.

      View this post on Instagram

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis) on

Usai pria itu menembakkan senjata ke udara, anak-anak segera berhamburan ke arahnya. Ternyata mereka berebut untuk mengambil selongsong peluru yang jatuh di tanah.

Aksi pria itu kemudian disusul oleh dua orang lainnya yang berpakaian adat. Mereka masing-masing menembakkan pistol ke udara secara bergantian.

Dalam video, tidak seorang pun yang tampak terganggu atau panik dengan penembakan oleh tiga orang tersebut.

3 dari 4 halaman

Ternyata Anggota Polisi Provinsi Lampung

Penembakan senjata api ke udara itu tidak menimbulkan kepanikan karena ketiga orang itu anggota polisi.

Menurut Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Pandra Arsyad, aksi anggotanya itu hanya sekadar untuk memeriahkan pesta pernikahan.

" Saudara dari atasan ketiga orang itu kebetulan punya hajat. Dia hanya ingin memeriahkan acara karena tidak ada petasan," kata Arsyad.

Mantan Abang Jakarta 1991 ini menambahkan video tersebut direkam di Lampung Utara pada 15 September 2019.

4 dari 4 halaman

Sudah Tradisi Nyalakan Petasan

Arsyad mengatakan menyalakan petasan di pesta pernikahan sudah menjadi tradisi di area tersebut.

Namun, karena tidak ada yang menjual petasan, maka muncul ide untuk menggunakan senjata api.

Ketiga anggota polisi tersebut sedang menjalani pemeriksaan. Namun belum diketahui apakah nanti akan mendapat sanksi.

Meluapkan kegembiraan dengan menembakkan senjata api ke udara sudah jadi tradisi di Amerika Serikat.

Tapi untuk di Indonesia hal itu sangat jarang terjadi. Masalahnya penggunaan senjata api harus mendapat ijin yang ketat.

Hanya anggota polisi dan militer yang boleh menggunakannya. Itu pun digunakan saat menjalankan tugas, bukan untuk meramaikan pesta pernikahan.

Sumber: Coconuts.co

Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Join Dream.co.id