Terkuak! Misteri Pulau Hantu yang Sebenarnya Tak Pernah Ada

Unik | Selasa, 14 Juni 2016 06:01
Terkuak! Misteri Pulau Hantu yang Sebenarnya Tak Pernah Ada

Reporter : Sandy Mahaputra

Ketika para ilmuwan berlayar ke sana mereka tidak menemukan apa-apa, hanya air terbuka.

Dream - Tahun lalu, sekelompok peneliti Australia menemukan sebuah pulau palsu seukuran kota Manhattan di Pasifik Selatan.

Tempat misterius yang disebut Sandy Island itu muncul di peta, di sebelah barat laut dari Kaledonia Baru. Pulau itu bahkan muncul sebagai poligon hitam di Google Earth.

Tetapi ketika para ilmuwan berlayar ke sana November lalu, mereka tidak menemukan apa-apa, hanya air terbuka.

Dalam sebuah obituari tentang pulau itu yang diterbitkan bulan ini, para peneliti menjelaskan mengapa pulau hantu yang sebenarnya tidak pernah ada itu disertakan pada beberapa peta selama lebih dari satu abad.

Mereka mengatakan hal itu terjadi karena kesalahan manusia dan munculnya fenomena rakit batu apung.

Sandy Island pertama kali tercatat oleh kapal penangkap ikan paus Velocity pada tahun 1876 dan pertama kali disebutkan dalam peta Admiralty di Inggris pada tahun 1908.

Tapi ekspedisi selanjutnya tidak pernah menemukan pulau itu. Karena itulah, pulau tersebut dihapus dari beberapa peta laut resmi pada tahun 1970-an.

Namun, rupanya pulau itu kembali muncul pada beberapa peta versi cetak. Dan kemudian masuk ke dalam bentuk digital seperti World Vector Shoreline Database yang banyak digunakan pelaut, yang dikembangkan oleh militer Amerika Serikat.

" Selama konversi dari peta hard-copy ke format digital kesalahan tentang Sandy Island itu tetap muncul," kata Maria Seton, dari University of Sydney.

Tapi apa yang dilihat awak Velocity sehingga menyebabkan penemuan palsu Sandy Island di abad ke-19? Seton dan rekan-rekannya berspekulasi bahwa itu mungkin adalah rakit batu apung raksasa.

Batu apung terbentuk ketika lava vulkanik mendingin dengan cepat, menjebak gas di dalamnya dan menciptakan batu ringan yang bisa mengapung.

Musim panas lalu, gunung berapi bawah laut yang disebut Havre Seamount meletus dan menciptakan rakit batu apung raksasa seluas 22 ribu kilometer persegi yang mengapung di lepas pantai Selandia Baru. Dan Sandy Island kebetulan berada di sepanjang jalur batu apung raksasa itu. (Ism) 

Terkait
Join Dream.co.id