Tasbih Raksasa 38 Meter Berusia 300 Tahun Jadi 'Obat' Warga

Unik | Senin, 13 Juni 2016 15:02
Tasbih Raksasa 38 Meter Berusia 300 Tahun Jadi 'Obat' Warga

Reporter : Eko Huda S

Tasbih ini kini hanya digunakan saat Ramadan dan tahlilan apabila ada warga yang meninggal dunia.

Dream - Biasanya, tasbih yang kita lihat tidaklah panjang. Hanya beberapa senti meter saja. Namun, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ada tasbih yang panjangnya mencapai 38 meter. Wow...

Tasbih tersebut terdapat di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang. Usianya sudah lebih dari 300 tahun, tersusun dari 3.300 buah biji tasbih yang terbuat dari buah manjakani dari Arab Saudi.

Konon, tasbih ini dibawa oleh Syekh Abdul Kadir, atau Haji Mallawi, dari tanah Arab, saat menyebarkan Islam di Kerajaan Binuang. Kini tasbih ini dipegang keturunan keenam Syekh Abdul Kadir, Muslimin, yang juga menjadi imam masjid Nurul Hidayah Binuang.

Dulu, kata Muslimin, hampir setiap hari tasbih ini digunakan warga pada berbagai hajatan, seperti khatam Alquran, maulid dan tahlilan. Tapi, untuk menjaga kelestarian, kini hanya dipakai berzikir berjamaah di masjid saat Ramadan dan tahlilan untuk mendoakan warga yang wafat.

Saat Ramadan, tasbih yang diklaim terpanjang di dunia oleh warga Binuang ini biasa digunakan puluhan warga untuk berzikir usai sholat Tarawih. Biasanya, warga duduk melingkar, tangan mereka memegang tasbih ini sambil berzikir bersama.

Jadi obat....

2 dari 2 halaman

Diambil untuk Obat, Tapi....

“ Kita ramai-ramai berzikir dengan mengelilingi tasbih yang pajangnya mencapai 38 meter. Biasa juga dipakai kalau hari Jumat, namun tidak rutin kecuali ada warga yang mau tahlilan,” tutur Muslimin, dikutip Dream dari laman Rakyatku.com, Senin 13 Juni 2016.

Menurut Muslimin, petugas dari Balai Sejarah dan Benda Purbakala beberapa kali datang, berniat memasukkan tasbih ini ke museum. “ Saya menolak dengan alasan lebih bermanfaat jika di sini untuk digunakan masyarakat beribadah,” kata Muslimin.

Namun sayang, akhir-akhir ini banyak orang yang mengambil biji tasbih tersebut untuk dijadikan obat dan tidak pernah dikembalikan lagi. Untuk menggantikan biji-biji tasbih yang hilang, sang pemilik tasbih terpaksa memesan kayu khusus yang didatangkan dari Mesir.

Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair
Join Dream.co.id