Pria Potong Jari Bertinta karena Menyesal Salah Pilih Caleg

Unik | Kamis, 25 April 2019 07:38
Pria Potong Jari Bertinta karena Menyesal Salah Pilih Caleg

Reporter : Maulana Kautsar

Dia selalu marah setiap kali melihat jarinya yang sudah dicelup tinta itu.

Dream - Pemilihan umum menjadi topik hangat di Indonesia. Beberapa orang mungkin merasa kecewa lantaran calon yang didukungnya kalah.

Tetapi, kondisi serupa juga dirasakan seorang pria asal Uttar Pradesh, India bernama Pawan Kumar.

Kekecawaan Pawan diekspresikan dengan cara mengerikan. Pawan memotong jari telunjuknya karena salah memberikan suara dalam pemilihan umum di negaranya.

Tindakan memotong jari tangan itu dilakukan Pawan sebagai ekspresi kekecawaan sekaligus hukuman.

Dilaporkan Oddity Central, Pawan awalnya ingin memilih kandidat calon legislatif dari koalisi tiga partai SP-BSP-RLD bernama Yogesh Sharma. Tapi, karena kebingungan dengan logo partai, akhirnya dia hanya memilih logo partai BSP, yang saat ini berkuasa.

Kecewa dengan keputusannya, dia akhirnya memotong jari tangannya.

“ Dia sangat senang bahwa dia memberikan suara untuk pertama kalinya,” Kailash Chandra, saudara laki-laki Pawan.

" Tapi begitu dia menyadari kesalahannya, dia sangat bingung sehingga dia memotong jarinya yang bertinta. Setiap kali dia melihat jarinya yang bertanda tinta, dia merasa marah.”

2 dari 5 halaman

`Pocong` Juga Ikutan Nyoblos di Pemilu 2019

Dream - Pelaksanaan Pemlihan Umum 2019 tidak melulu terkesan serius. Ada saja orang-orang kreatif yang membuat suasana pemungutan suara lebih berwarna.

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan seorang warga mengenakan kostum pocong. Dia datang ke TPS untuk turut serta menggunakan hak pilihnya.

Video tersebut kembali diunggah di akun Instagram @makassar_iinfo. Dalam video itu, si 'pocong' mendaftarkan diri di meja pendaftaran TPS, lalu segera menuju kursi tunggu.

Dia sempat melompat ringan. Tetapi, dia akhir langkahnya dia memutuskan berlari kecil sembari melompat agar bisa cepat sampai di kursi antrean.

      View this post on Instagram

Tak mau golput, setan asli Indonesia pun bernama 'pocong' menggunakan hak suaranya. . Video ini diambil di salah satu TPS di Kota Palu. . Geser dan simak videonya. . . . . . . . Video : kiriman netizen ���������� Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa � . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

"Tak mau golput, setan asli Indonesia pun bernama 'pocong' menggunakan hak suaranya," demikian keterangan menyertai unggahan video tersebut, diakses pada Kamis 18 April 2019.

Beberapa orang tertarik mengabadikan momen unik tersebut dalam video. termasuk juga salah satu anggota KPPS. Momen unik itu disebut terjadi di salah satu TPS di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

3 dari 5 halaman

Pocong dan Valak Berkeliaran di TPS

Dream - Beragam cara unik dilakukan untuk menarik minat masyarakat hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Salah satunya dilakukan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, berikut ini.

Pada umumnya, TPS hanya menggunakan tenda, bilik suara, dan juga beberapa kursi. Tapi di TPS 073, Gunung Balong 1, Lebak Bulus, kita akan merasakan sensasi horor.

Pada pemungutan suara Rabu 17 April 2019 di TPS 073 ini, para panitia berdandan seperti hantu, misalnya saja mengenakan kostum pocong, hantu, bahkan hantu valak juga terlihat menjadi panitia.

 Merdeka.com/Arie Basuki

(Foto: Merdeka.com/Arie Basuki)

Tak hanya dandanan, dekorasi TPS pun dibuat seram dengan berbagai ornamen, salah satunya ada kuburan.

Meski terlihat menyeramkan, warga yang mencoblos di TPS ini rupanya terhibur dengan apa yang ditampilkan oleh panitia.

4 dari 5 halaman

TPS Keren di Malang, Nyoblos Serasa Datang ke Kondangan

Dream - Pemilihan umum (Pemilu) 2019 menjadi peristiwa lima tahunan yang istimewa. Masyarakat memanfaatkan peristiwa ini dengan cara yang unik

Keunikan biasanya dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk memancing para pemegang suara menyalurkan haknya. Selain busana yang dipakai, KPPS memiliki ide unik dalam mendekorasi TPS.

Lihat saja salah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Masyarakat yang datang ke TPS ini dijamin takkan merasa tengah datang ke TPS tapi ke sebuah kondangan.

Penyelenggara Pemilu di memang sengaja menghadirkan TPS layaknya sebuah tempat resepsi pernikahan.

Foto-foto TPS 16 RT 16 Kecamatan Kromengan, Malang itu diunggah akun Facebook, Meyta. Dalam foto yang dia unggah, hiasan bunga-bunga berwarna putih dan hijau menyamput pemilih.

Meja administrasi pun ditata seperti meja resepsi yang di setiap kondangan.

5 dari 5 halaman

Penuh Bunga-Bunga

Bilik suara pun dihiasi pernak pernik dan bunga-bunga.

 TPS unik di Malang, Jawa Timur (Foto: Facebook/Meyta)

TPS unik di Malang, Jawa Timur (Foto: Facebook/Meyta)

Dua kursi mempelai juga tersedia. Label presiden dan wakil presiden terpasang. Salah satu kursi disediakan untuk anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

 TPS unik di Malang, Jawa Timur (Foto: Facebook/Meyta)

TPS unik di Malang, Jawa Timur (Foto: Facebook/Meyta)

TPS ini bahkan juga memampang salon rias. Tambahan akses ini semakin mengesankan TPS ini semakin mirip lokasi resepsi pernikahan.(Sah)

Terkait
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Join Dream.co.id