Naudzubillah, Pemuda Cegat dan Aniaya Guru yang Menghukumnya 20 Tahun Silam

Unik | Selasa, 25 Desember 2018 09:01
Naudzubillah, Pemuda Cegat dan Aniaya Guru yang Menghukumnya 20 Tahun Silam

Reporter : Sugiono

"Masih ingat bagaimana dulu kamu menghukumku?!"

Dream - Perbuatan pemuda dari China ini memang tidak pantas ditiru. Dia membalas dendam atas hukuman saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) 20 tahun silam.

Seorang pria 33 tahun bermarga Chang menjadi viral di media sosial setelah secara mengejutkan memukul mantan gurunya di depan umum.

Tindakan tak terpuji itu dilakukan karena dia sakit hati setelah mendapat hukuman dari gurunya tersebut.

Menurut China Press, insiden secara tiba-tiba itu terjadi pada bulan Juli 2018 di Provinsi Henan.

Dalam rekaman video berdurasi kurang lebih satu menit, Chang terlihat mencegat gurunya yang bermarga Zhao yang sedang mengendarai sepeda motornya.

Setelah Zhao berhenti, Chang langsung memberondong gurunya itu dengan kata-kata kasar.

" Masih ingat bagaimana dulu kamu memukuliku?! Masih ingat?! Bertahun-tahun telah berlalu, kamu tahu itu?!," semprot Chang kepada Zhao.

 

2 dari 4 halaman

Sang Guru Hanya Pasrah

Entah bagaimana awalnya, Chang tiba-tiba memukul pria tua itu beberapa kali sambil meneriakkan namanya di depan wajah Zhao.

Zhao terkejut dan hanya bisa duduk pasrah di atas sepeda motornya sementara Chang terus berteriak-teriak di depan wajahnya.

Pria tua itu kemudian meminta maaf tapi itu tidak cukup ampuh untuk meredakan situasi yang panas tersebut.

Aksi Chang itu direkam seorang pejalan kaki dan menyebarkannya di media sosial hingga jadi viral.

 

3 dari 4 halaman

Pembelaan Si Murid

Menanggap komentar negatif netizen, Chang pun memberikan penjelasan tentang aksi pemukulan yang dilakukannya.

Rupanya, ketika dia masih duduk di bangku SMP, Zhao seringkali memeberikan hukuman yang tidak manusia. Chang yang saat itu masih berusia 13 tahun sering diinjak-injak oleh Zhao.

Hukuman tersebut menghancurkan harga dirinya. Chang tidak memiliki keberanian untuk membalas karena saat itu dia bertubuh kecil dan miskin. Peristiwa hukuman tersebut terjadi pada tahun 1998.

 

4 dari 4 halaman

Pengakuan Lain Bermunculan

Pengakuan Chang itu memancing beberapa mantan siswa lainnya untuk berani mengungkapkan bagaimana Zhao biasa menghukum para siswa secara fisik.

Dikatakan bahwa seorang siswa perempuan bahkan dipindahkan ke sekolah lain karena dia tidak kuat menerima hukuman fisik Zhao.

Sekolah telah mengkonfirmasi kejadian tersebut dan Zhao telah membuat laporan polisi.

Chang ditangkap oleh polisi di stasiun kereta api, sementara Zhao telah pulih dari cedera ringan akibat pemukulan mantan muridnya itu.

(Sumber: World of Buzz)

Terkait
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id