Orang Tua Tuntut Anak Karena Tak Mau Pindah dari Rumahnya

Unik | Kamis, 24 Mei 2018 17:20
Orang Tua Tuntut Anak Karena Tak Mau Pindah dari Rumahnya

Reporter : Sugiono

Anak itu bersikukuh tak mau pindah dari rumah orang tuanya.

Dream - Orang tua pasti akan merasa senang menjalani masa-masa tua ditemani anak-anaknya. Hidup terasa tak sunyi karena ada teman bicara selain pasangan. Namun ternyata tak selamanya orang tua memegang prinsip itu. 

Ada juga orang tua yang merasa risih jika anak-anak yang sudah dewasa tetap tinggal bersama mereka. Inilah yang dirasakan pasangan suami istri dari Camillus, New York, Amerika Serikat, bernama Christina and Mark Rotondo ini.

Entah apa alasannya, Christina dan Mark berulang kali meminta Michael, putra mereka, untuk pergi dari rumah. Tentu saja Michael yang sudah berusia 30 tahun itu menolak untuk pergi karena merasa tidak punya salah apa-apa.

Karena usahanya mengusir Michael selalu gagal, Christina dan Mark membuat tindakan mengejutkan. Mereka memperkarakan masalah ini di pengadilan. 

Kasus keluarga yang aneh ini berawal pada tanggal 2 Februari 2018, ketika Mark menulis surat kepada Michael untuk pindah.

" Setelah berdiskusi dengan ibumu, kami memutuskan kamu harus segera meninggalkan rumah ini.

" Kamu punya waktu 14 hari untuk mengosongkan kamar. Kamu tidak akan diizinkan untuk kembali. Kami akan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk menegakkan keputusan ini," tulis Mark dan Christina dalam surat yang diajukan ke pengadilan sebagai bukti.

Namun, putra mereka bersikukuh tidak mau pindah rumah. Mark dan Christina kembali menulis surat kedua, tertanggal 13 Februari.

Christina, pemilik rumah tersebut, sekali lagi memberitahu putranya untuk pindah. Dia bahkan memberi tambahan waktu 30 hari kepada Michael untuk berkemas.

" Michael Joseph Rotondo, dengan ini saya usir kamu dari 408 Weatheridge Drive, Camillus, New York, dengan segera. Kami telah menganggap kamu sebagai tamu. Tidak ada perjanjian atau sewa yang memberi kamu hak untuk tinggal di sini lagi tanpa persetujuan kami," tulis Christina.

Michael lagi-lagi bergeming dengan keputusan orang tua kandungnya yang aneh itu. 

Setelah gagal mengusir Michael untuk kesekian kalinya, Christina dan Mark akhirnya membawa masalah itu ke pengadilan.

Pada 7 Mei, pasangan itu mengajukan kasus tersebut ke Mahkamah Agung Onondaga. Namun tanggapan Michael sungguh mengejutkan.

Michael mengklaim dia tidak pernah diminta untuk membantu masalah keuangan di rumah orang tuanya. Dia juga tidak pernah disuruh mengerjakan tugas-tugas rumah tangga saat tinggal di rumah orang tuanya.

Sebaliknya, Michael balik menuding pengusiran itu sebagai bentuk 'balas dendam'. Michael merasa orang tuanya tidak pernah memberi pemberitahuan dengan jelas.

Namun, pembelaan Michael tidak memengaruhi Hakim Donald Greenwood untuk mengabulkan permintaan orang tuanya. Hakim Greenwood memerintahkan Michael untuk segera angkat kaki dari rumah orang tuanya dalam waktu 6 bulan.

Tidak itu saja, Hakim Greenwood juga meminta Michael untuk berbicara kepada kedua orang tuanya. Namun Michael menolak melakukannya karena selama ini dia tidak merasa tergantung pada orang tua untuk membeli makanan atau mencuci bajunya.

Saat ditanya kenapa bersikukuh untuk tetap tinggal di rumah orang tua, Michael menjawab dengan santai bahwa dia belum siap meninggalkan rumah.

(Sah, Sumber: Insider)

Pengakuan Saksi Kunci Kecelakaan Maut di Tol Cipali
Join Dream.co.id