Ingat Sumanto 'Kanibal' Pemakan Mayat? Ekspresinya Saat Divaksin Ramai Disorot

Unik | Senin, 30 Agustus 2021 11:15

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Begini momen Sumanto saat menerima suntikan vaksin Covid-19.

Dream - Masih ingat sosok Sumanto, pria yang mencuri dan makan mayat? Setelah mendekam di penjara selama lima tahun, kini dirinya menjadi penghuni panti rehabilitas mental Supono Mustajab di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah.

Pada Sabtu 28 Agustus 2021 lalu, Sumanto dan penghuni panti rehabilitas lainnya menerima suntikan vaksin Covid-19. Hal ini terungkap setelah akun Instagram @kabar_makassar, membagikan momen tersebut.

" Saya Sumanto, sedang berobat," kata Sumanto dalam video yang beredar.

Saat menerima suntikan vaksin Covid-19, Sumanto terlihat sumringah dan tertawa lebar kala jarum suntik menembus kulit. Hal ini pun membuat para petugas tersenyum.

Ingat Sumanto Kanibal Pemakan Mayat? Ekspresinya Saat Divaksin Ramai Disorot
Sumanto Divaksin Covid-19 (Foto: Insyagram @kabar_makassar)
2 dari 7 halaman

Dikutip dari lensapurbalingga, petugas Puskesmas Karanganyar Khuzamah berharap, vaksinasi tersebut dapat meningkatkan imunitas Sumanto dan para penghuni serta pengelola panti rehabilitas mental Supono Mustajab.

Lebih lanjut ia menyampaikan, ada 36 orang yang divaksin di panti rehabilitas tersebut dengan rincian 26 orang dengan gangguan jiwab (ODGJ) dari klinik dan yayasan Supono Mustajab, 2 ODGJ dari Desa Karanggedang, 1 ODGJ dari Desa dan 6 pendamping ODGJ.

" Vaksinasi di hadiri Camat, Polsek dan Koramil Karanganyar. Ini dosis pertama. Vaksinya Sinopharm. Insyaallah tanggal 18 September, kami datang lagi ke klinik untuk vaksin dosis kedua," terangnya.

Khuzamah menambahkan, untuk vaksinasi tahap pertama di klinik tersebut, tidak ada kendala yang dihadapi oleh petugas. Sebab, dari pihak Klinik Mustajab banyak membantu dalam pelaksanaannya.

" Sumanto saja sudah divaksin, jadi masyarakat yang lain jangan ragu untuk divaksin. Hal ini agar kita memiliki imunitas terhadap virus covid-19," tutupnya.

3 dari 7 halaman

Videonya

Berikut momen saat Sumanto eks kanibalisme divaksin Covid-19

      View this post on Instagram      

A post shared by OFFICIAL KABAR MAKASSAR (@kabar_makassarr)

 

4 dari 7 halaman

Ingat Sumanto 'Kanibal' Pemakan Mayat? Begini Kondisi Terbarunya

Dream - Kasus kanibalisme yang dilakukan Sumanto sempat menggemparkan warga Indonesia. Ia terlibat pencurian mayat dan memakannya, selayaknya mengolah daging pada umumnnya.

Menurut kepercayaannya, dia melakukan tindakan itu agar bisa memberinya kekuatan batin dan supranatural. Tak hanya itu, Sumanto juga diketahui mengerikan organ vital mayat curiannya dan dijadikkan jimat kalung.

Kala itu, para pakar beranggapan Sumanto mengidap sakit jiwa. Atas perbuatan mengerikannya, ia dihukum selama 5 tahun tepatnya pada tanggal 24 Oktober 2006 dan ia ditampung di rumah rehabilitas.

Lalu, bagaimana kabar terbaru sang 'Kanibal'? Berikut kabar terbary sumanto, sebagaimana dikutip dari merdeka.com, Selasa 27 April 2021.

5 dari 7 halaman

Berbicara Melantur

Kanal YouTube Palas Weleh-weleh memperlihatkan kondisi terbaru Sumanto. Kala itu, rombongan Haji Supono tengah diundang mengisi acara ke Desa Sukapura, Lampung Selatan.

Sosok Sumanto langsung mencuri perhatian. Meski kondisinya kian membaik, namun menurut pengakuan perawatnya bicaranya kerap melantur.

" Guys, kata pengasuhnya kalau Sumanto ditanya A jawabannya B dan ngelantur berarti Sumanto asli," tulisnya dalam video.

" Pak Sumanto sampai di Lampung ini senang pak? Selain ke Hong Kong, katanya pernah ke luar negeri lagi pak?," tanya sang perekam video.

" Iyo seneng, nggone dhewek ya (ya senang, tempat saya sendiri). Ya waktu itu kerja tebang tebu teng GMP, belum pernah ke luar negeri. Keluarga kami keluarga Amerika," ujar Sumanto.

Dalam video tersebut, Sumanto nampak senang bisa kembali bertandang ke Lampung.

Menurut pengasuh yayasan Ahmad Sugimin, Yayasan An-Nur merupakan tempat rehabilitasi untuk penderita penyakit jiwa dan pecandu narkoba.

" Saya yang ngurusin di sana. Ngurus anak-anak, pasien-pasien lain yang di sana juga. Di yayasan punya Haji Supono dan punya Rumah Sakit Jiwa di Purbalingga," jelas Sugimin.

6 dari 7 halaman

Mulai Belajar Tentang Islam

Menurut pengakuan sang pengasuh, Sumanto kini lebih terawat dan mulai belajar mengenal agama Islam. Beda saat kondisi pertama kali datang, banyak kelakuan aneh yang ia tunjuukkan.

" Ya kalau di sana dulu, sudah ada keanehan karena kan baru datang. Anehnya ya macam-macam gitu, alasan belum kenal," terang Sugimin yang belum selesai menjelaskan langsung disela Sumanto.

" Ayo munggah kana (ayo naik ke sana), wawancara ning panggung," tukas Sumanto.

Sumanto juga diketahui sudah bermasyarakat dan berbaur. Perkembangan positifnya itu berkat dukungan warga sekitar, sehingga keinginan yang ia lakukan di masa lampau tak diulangi.

" Tapi sekarang sudah samaan lah. Sudah mendingan. Bisa bermasyarakat, ikut mengunjungi, ya itulah rehabilitas untuk penyembuhan. Didukung dengan lingkungan setempat," imbuh Sugimin.

7 dari 7 halaman

Sering Diundang ke Luar Negeri

Nama Sumanto ternyata tak beredar hanya di Indonesia, namun di negara lain juga. Sehingga Haji Supono tak segan mengajaknya berkeliling setiap kali diundang di berbagai acara di belahan dunia lain.

Sumanto diketahui telah menginjakkan kaki di enam negara.

" Sumanto ini sudah ke berbagai tempat, banyak, enam negara kalau nggak salah. Mungkin mau lagi ke Jepang. Terus kemarin ada yang sudah deal, orangnya datang tapi pas lagi nolak juga karena kesibukan Pak Haji. Seharusnya berangkat ke Malaysia sama ke Jepang. Pak Hajinya sibuk," ujarnya. 

Kesukaan Sumanto selama di rumah rehabilitasi, seperti memberi makan peliharaan. Selain itu belajar membuat batu ali atau akik.

" Hobinya ngasih makan ikan, burung, bikin batu ali, belajar ngelas listrik. Kalau ada pekerjaan, Sumanto sering ikut," pungkasnya.

Sumber: merdeka.com

Join Dream.co.id