Model Setinggi Hampir 2 Meter Ini Justru Pilih Suami yang Jauh Lebih Pendek

Unik | Rabu, 12 Agustus 2020 11:45
Model Setinggi Hampir 2 Meter Ini Justru Pilih Suami yang Jauh Lebih Pendek

Reporter : Sugiono

Sebelum menemukan suaminya sekarang, dia biasanya kencan dengan pria yang tingginya 180 cm

Dream - Meniti karier sebagai model harus memenuhi salah syarat yang tak semua wanita mampu memenuhinya, yaitu punya tinggi badan yang ideal.

Tapi seorang model dengan tinggi 193 cm ini awalnya justru kesulitan terjun di dunia model karena tinggi badannya.

Emerald Van Langen dari Toronto, Kanada, mengakui bahwa saat pertama berkecimpung dalam dunia model, dia kesulitan mendapat tawaran

2 dari 4 halaman

Menurut wanita 32 tahun itu, dunia model menolaknya karena dengan tubuhnya yang menjulang hampir 2 meter dia dianggap terlalu tinggi.

Emerald Van Langen, model dengan tinggi hampir 2 meter.© Instagram emerald.tallmodel

Tapi seiring waktu ada pasar tersendiri di dunia mode yang membutuhkan model yang punya tinggi badan tidak lazim seperti dirinya.

Selain masalah karier, awalnya Emerald juga sulit mendapatkan pacar yang mau dengannya. Kebanyakan pria merasa minder dengan tinggi tubuhnya.

" Pria yang tinggi badannya di atas rata-rata malah merasa minder karena saya lebih tinggi dari mereka," katanya.

3 dari 4 halaman

Emerald mengatakan sebelum menemukan suaminya sekarang, dia biasanya kencan dengan pria dengan tinggi 180 cm atau di bawahnya.

Uniknya, pria yang sekarang menjadi suaminya tingginya justru tergolong pendek jika dibandingkan dengan pacar-pacar sebelumnya.

Meski hampir 2 meter, dia punya suami yang tingginya 'cuma' 170 cm.© Instagram emerald.tallmodel

" Saya telah menikah selama 11 tahun dengan suami saya yang tingginya hanya 170 cm," kata Emerald.

Emerald mengaku bahagia dengan suami yang tubuhnya jauh lebih pendek darinya. Dia bahkan menyebut pria pendek adalah kekasih yang lebih baik.

4 dari 4 halaman

Menurut Emerald, tinggi badannya yang luar biasa ini diperoleh secara tidak sengaja. Awalnya dia hanya ingin lebih tinggi dari kakaknya yang mencapai 190 cm.

" Saya berusaha tidak minum kafein karena ingin lebih tinggi dari kakak saya, dan akhirnya berhasil," katanya.

Selama masa remajanya, Emerald mulai menyadari bahwa dia tumbuh jauh lebih cepat daripada teman-temannya.

Dia mulai memakai sepatu datar daripada sepatu berhak dan lebih suka duduk saat bercakap-cakap dengan orang lain.

Emerald akhirnya tumbuh setinggi 193 cm, mengalahkan kakaknya 2,4 cm. Dia pun belajar untuk memanfaatkan tinggi badannya sepenuhnya.

Sumber: Daily Star

Join Dream.co.id