Misteri Pelat Penyambung Tulang Patah di Dalam Perut Buaya Raksasa

Unik | Minggu, 4 Agustus 2019 11:00
Misteri Pelat Penyambung Tulang Patah di Dalam Perut Buaya Raksasa

Reporter : Sugiono

Buaya berbobot 700 kilogram itu diduga pernah memangsa seorang manusia

Dream - John Lever, pemilik peternakan buaya Koorana Crocodile Farm di Queensland, Australia, merasa terkejut sekali saat memeriksa bangkai MJ, reptil peliharaannya.

MJ adalah nama salah satu buaya peliharaan John di peternakan dekat Rockhampton. Buaya berbobot 700 kilogram itu tiba-tiba sakit dan tidak mau makan hingga akhirnya mati.

Sebelum mati, buaya raksasa sepanjang 4,7 meter itu pernah berkelahi dengan buaya lainnya, bernama Big Joe, pada musim panas tahun 2018.

Sejak itu, MJ seperti tidak punya gairah untuk hidup. Termasuk tidak memiliki nafsu makan yang besar seperti sebelumnya.

John mengatakan, setiap ada buaya mati di peternakannya, maka dia akan melakukan pembedahan untuk memeriksa isi perutnya.

2 dari 4 halaman

Diduga Pernah Makan Manusia

Peternak buaya ini mengaku sering menemukan banyak benda-benda asing di dalam perut buaya peliharaannya.

Beberapa benda tersebut di antaranya batu, tas, pecahan botol, mata pancing hingga plastik. Namun untuk kasus MJ ini, John merasa sedikit ngeri saat melihat isi perutnya.

" Kami biasa menemukan banyak benda di dalam perut buaya. Tapi benda yang saya temukan di dalam perut MJ sangat aneh dan tidak pernah saya temukan sebelumnya," kata John.

John mengaku menemukan sebuah pelat untuk menyambung tulang patah lengkap dengan enam sekrup anti-karatnya di dalam perut MJ.

John menduga MJ mungkin pernah memangsa seorang manusia karena ada plat beserta sekrup di dalam perutnya.

" Apa pun yang terjadi pada pemilik plat itu, tulang-tulangnya pasti sudah dilumat oleh MJ hingga hanya tersisa alat untuk menyambung tulangnya yang patah itu," kata John.

3 dari 4 halaman

Dimangsa Sejak 20 Tahun Lalu?

John kemudian menghubungi seseorang di Inggris untuk melacak pembuat plat penyambung tulang patah untuk menemukan identitas pemiliknya.

" Kami berusaha melacaknya untuk mengetahui apakah alat itu dipakai seseorang yang bekerja di bidang kedokteran hewan atau industri medis," kata John.

Jika sudah mendapatkan informasinya, John akan menyerahkannya beserta plat penyambung tulang yang ditemukannya kepada polisi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

" Namun saya masih ragu mereka bisa mendapat informasi yang benar karena alat itu sudah lama berada di dalam perut MJ, mungkin sekitar enam tahun atau bisa jadi 20 tahun sebelumnya," jelas John.

4 dari 4 halaman

Siapa Pemiliknya

Mengenai masih utuhnya plat penyambung tulang dan sekrupnya, John mengaku takjub dengan bahan untuk membuatnya.

" Terendam dalam waktu lama di dalam perut buaya yang sangat asam, saya terkejut benda itu masih dalam kondisi baik. Itu benar-benar stainless steel yang bagus," tambahnya.

John meminta bantuan netizen di Facebook agar bisa mengungkap pemilik plat penyambung tulang patah itu.

" Temuan saya telah menarik banyak perhatian sejak saya unggah di Facebook. Saya berharap siapa pun yang melihatnya bisa memberitahu tentang misteri pelat penyambung tulang patah itu," pungkas John.

Sumber: ABC News Australia

Join Dream.co.id