Miris! Perawat Satwa Liar Malah Nekat Jual Produk Hewan Langka

Unik | Minggu, 27 Desember 2020 09:00

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Tempat perlindungan satwa liar disebut telah membedah tubuh harimau yang terancam punah dan menjualnya sebagai sebuah produk.

Dream - Tempat perlindungan hewan seharusnya merawat dan melindungi hewan liar terutama hewan yang terancam punah. Tetapi tidak untuk tempat penampungan hewan asal China yang satu ini.

Qinhuangdao Wildlife Rescue, tempat perlindungan satwa liar asal China, disebut telah membedah tubuh harimau yang terancam punah dan menjualnya sebagai produk.

Berita ini datang dari seorang pelapor pelanggaran yang membagikan informasi tentang operasi yang dilakukan Qinhuangdao Wildlife Rescue kepada Yayasan Keanekaragaman Hayati dan Pembangunan Hijau China (CBCGDF), yang kemudian tersebar secara luas di lama situs Weibo.

" Baru-baru ini, kantor penelitian politik asosiasi kami menerima laporan dari seseorang tentang operasi penjualan produk yang berasal dari hewan liar langka dan terancam punah di Qinhuangdao Wildlife Rescue. Pusat Penyelamatan Satwa liar tersebut melakukan perdagangan ilegal hewan liar kelas 1 dan 2," tulis CBCGDF di laman situ Weibo, dikutip dari World of Buzz.

Miris! Perawat Satwa Liar Malah Nekat Jual Produk Hewan Langka
Ilustrasi Harimau (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Dijual Seharga Rp1,5 miliar

Tempat penampungan hewan liar itu, dikatakan telah menjual bulu hewan yang terancam punah seharga 79 ribu pounds atau sekitar Rp1,5 miliar per potong. Selain itu, mereka juga mengolah tulang dari harimau untuk dijadikan obat tradisional.

 Tulang harimau dijual© Dream

Ini bukan kali pertama tempat penampungan tersebut dituduh melakukan tindakan keji. Badan Investigasi Lingkungan (EIA)sudah mengetahui hal tersebut sejak tahun 2007.

" Jika memang gambar penjualan produk hewan langka itu berasal dari Wildlife Rescue, kami tidak kaget. Pada tahun 2007, kami menemukan bahwa mereka juga menjual wine dari tulang harimau dan pada tahun 2012 kami juga menemukan mereka membuat karpet kulit harimau" tulis EIA di laman Weibo mereka.

 

 

3 dari 6 halaman

Didukung Pemerintah

Badan Investigasi Lingkungan (EIA) juga menyatakan, Qinhuangdao Wildlife Rescue tidak beroperasi sebagai perusahaan ilegal. Mereka memiliki izin penuh dari pemerintah untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan harimau.

 Jual beli produk harimau© Dream

Pemerintah China memang menutup mata dari kasus ini karena direktur dari Qinhuangdao Wildlife Rescue, disebut pernah menyajikan hidangan daging harimau sebagai makanan eksotis.

Perdagangan ilegal yang didukung pemerintah, disorot dalam brosur promosi Qinhuangdao Wildlife Rescue yang menyatakan, penggunaan benda taksidermi sebagai dekorasi rumah adalah cara modis untuk menunjukkan status yang lebih tinggi.

" Setelah kami mendapatkan kulit harimau tersebut, kamu akan menyimpannya terlebih dahulu sebelum diolah. Siapapun dapat membeli kulit tersebut dan banyak orang kaya yang sudah menawar, dan siapapun juga dapat menjual kembali kulit tersebut," tutur staf dari tempat penampungan satwa liar tersebut.

Sumber: World of Buzz

4 dari 6 halaman

Viral Harimau Kurus Kering di Kebun Binatang Jawa Timur, Tak Tega Melihatnya

Dream - Sebuah video tentang harimau koleksi kebun binatang tengah viral di media sosial. Harimau tersebut tampak memiliki badan sangat kurus.

Akun Instagram @ndorobeii turut mengunggah video tersebut. Terlihat harimau itu berjalan dengan kondisi tubuh sangat kurus.

Perut harimau itu sangat kempes. Dari atas hanya terlihat tulang punggung dan kulit bagian perut yang bergelambir.

Harimau itu terlihat sangat tidak terawat. Meski begitu, hewan buas itu masih cukup kuat berjalan.

Dalam bagian keterangan, video itu disebutkan diambil dari tempat wisata Maharani Zoo & Goa di Lamongan, Jawa Timur.

5 dari 6 halaman

Riuh Komentar Netizen

Video tersebut riuh mendapat komentar dari netizen. Banyak yang menyayangkan harimau tersebut malah tidak terawat ketika berada di kebun binatang.

" Knp gk dilepas liarkan aja klo gk sanggup ngasih mkn tuh bonbin," tulis seorang netizen.

" Kalau gk mampu ksih makan,mnding lepas ke alam liar aja!" tulis netizen lain.

6 dari 6 halaman

Klarifikasi Pihak Kebun Binatan

Setelah video tersebut viral, dokter hewan Maharani Zoo memberikan klarifikasi. Akun @ndorobeii memuat klarifikasi tersebut secara terpisah.

Dalam video klarifikasi tersebut, dokter hewan itu mengatakan ada dua kemungkinan terkait video harimau tersebut. Pertama, video diambil dari ketinggian 5-6 meter di atas kandang sehingga harimau tampak kurus kering.

" Jaraknya kan lumayan jauh, jadi kelihatan agak kecil," kata dokter hewan tersebut.

Kemungkinan kedua, harimau tersebut belum makan saat diambil video. Dia mengaku tidak tahu kapan video itu diambil.

" Makannya satwa kita ini, harimau ini, itu makannya jam setengah 4 sore, sehari cuma sekali, setengah 4 sore sekitar 5 sampai 6 kilo daging," kata dia.

Join Dream.co.id