Merinding, Puluhan Mayat Korban Covid India Mengapung di Sungai Gangga

Unik | Rabu, 12 Mei 2021 03:15

Reporter : Sugiono

Saksi mata mengatakan lebih dari 100 mayat terdampar di pinggir salah satu sungai besar di negara bagian Bahir.

Dream - Pemandangan mengerikan baru-baru ini membuat heboh warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Gangga di India.

Puluhan mayat terlihat mengambang di Sungai Gangga saat India masih dicengkeram oleh gelombang penularan virus korona yang makin brutal.

Saksi mata mengatakan lebih dari 100 mayat terdampar di pinggir salah satu sungai besar di negara bagian Bahir. Sementara puluhan lainnya mengapung di Sungai Yamuna di Uttar Pradesh.

Merinding, Puluhan Mayat Korban Covid India Mengapung di Sungai Gangga
Warga Kremasi Anggota Keluarga Di Pinggir Sungai Gangga. (Foto: YouTube)
2 dari 6 halaman

Rekaman video yang bikin merinding menunjukkan sebagian besar mayat yang hanyut itu tubuhnya setengah terbakar. Sedangkan yang lainnya tampak terbungkus kain.

Seorang pejabat setempat mengatakan puluhan jenazah itu membengkak karena diperkirakan sudah berada di air setidaknya selama lima hingga tujuh hari.

" Mayat-mayat ini bukan berasal dari sini karena kami tidak memiliki tradisi membuang jenazah di sungai," kata pejabat tersebut saat diwawancarai.

3 dari 6 halaman

Peristiwa yang mengerikan ini terjadi di tengah Pemerintah India berusaha memerangi penularan virus korona yang semakin menggila.

Abhishek, seorang dokter senior di Uttar Pradesh, mengatakan pembuangan mayat korban Covid-19 ini bisa menyebabkan masalah lain bagi bagi yang tinggal di sepanjang aliran sungai.

" Ini adalah ancaman besar bagi penduduk setelah menyaksikan mayat-mayat ini dibuang ke sungai," katanya.

4 dari 6 halaman

Pada 10 Mei 2021, India mengumumkan penambahan 366.161 kasus positif dan 3.754 kematian akibat pandemi Covid-19 di negara tersebut.

Namun banyak pakar yang menduga bahwa jumlah sebenarnya dari kasus positif dan yang meninggal jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan Pemerintah India.

Angka kematian yang melonjak tinggi ini membuat layanan pemakaman di beberapa negara bagian menjadi kewalahan.

5 dari 6 halaman

Pejabat kota Buxar di Bihar mengatakan bahwa mayat-mayat itu mengapung di Sungai Gangga dari Utter Pradesh.

Namun yang paling merasakan dampaknya adalah keluarga miskin. Mereka tidak punya biaya untuk mengkremasi jasad anggota keluarga.

" Tampaknya warga miskin terpaksa membuang jasad anggota keluarga mereka di tengah pandemi ini," kata salah satu warga, yang kehilangan tiga anggota keluarganya karena Covid-19.

Sumber: Mirror

6 dari 6 halaman

Videonya

Join Dream.co.id