Lupa Pakai Jilbab Saat Ipar Berkunjung, Suami Tega Aniaya Istri

Unik | Jumat, 5 Maret 2021 13:33

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Peristiwa nahas ini terjadi lantaran RAP lupa memakai jilbab.

Dream - Seorang ibu rumah tangga, RAP, 20 tahun, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang diduga dilakukan suaminya sendiri Kgs AJ.

Peristiwa nahas ini terjadi lantaran RAP lupa memakai jilbab. Tak terima atas perlakuan suaminya, RAP langsung melapor ke kantor polisi.

Peristiwa itu bermula saat korban dikunjungi saudara ipar pertengahan bulan lalu. Ketika itu korban kelupaan memakai jilbab.

Sepulang kakak iparnya, terlapor menanyakan alasan korban tak mengenakan jilbab. Korban beralasan dia kelupaan memakainya, terlebih masih di dalam rumah dan bersama terlapor ketika itu.

2 dari 6 halaman

Kronologi Kejadian

Tak lama setelahnya, terlapor memaksa korban masuk ke kamar. Di sanalah, terlapor marah dan memukul korban dengan tangan kosong hingga mengalami memar di bahu, kepala, kaki, pinggul, dan punggung.

" Saya dipukul berkali-kali, hanya karena kelupaan pakai jilbab waktu kakak ipar berkunjung. Padahal dia (suami atau terlapor) di rumah juga," ungkap RAP saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Kamis 4 Maret 2021.

Dia mengaku tak menyangka suaminya tega berbuat kasar terhadapnya. Sebab, sejak menikah pertengahan Januari 2021, tidak pernah terjadi hal demikian sehingga membuatnya takut.

" Waktu itu dia mengancam menyiram pakai air keras, saya kabur dan tak tahan dengan sikapnya," ujarnya.

" Saya minta polisi menangkapnya agar hidup saya tenang, khawatir jika dia masih bebas berkeliaran," harap dia.

 

 

3 dari 6 halaman

Polisi Lakukan Penyidikan

Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat mengatakan, laporan telah diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak untuk diproses.

Penyidik akan memanggil saksi untuk dimintai keterangan diteruskan pemanggilan terlapor.

" Laporan dimasukkan dalam UU KDRT, akan diproses dulu untuk menentukan status terlapor," kata dia.

Sumber: merdeka.com

4 dari 6 halaman

Tak Dilayani, Pria Aniaya Anak dan Istri

Dream - Seorang pria, Adam Malik, 19 tahun, diduga tega menganiaya istri dan anaknya yang berusia 4 bulan lantaran persoalan sepele. Ia mengamuk lantaran istrinya menolak untuk berpelukan dan dicium.

Kejadian ini membuat Adam Malik warga Jl KH Damanhuri diamakna ke Pos FKPM Pelita. Sedangkan, istrinya melarikan anaknya ke Rumah Sakit AW Sjahranie untuk mendapat perawatan medis.

Anak korban sempat alami kekerasan oleh Adam Malik. Dengan pukulan, tendangan dan menceburkannya ke dalam bak mandi.

5 dari 6 halaman

Ketua FKPM Pelita Marno Mukti menjelaskan pihaknya mengamankan pelaku Adam setelah mendapat informasi ada tindak kekerasan seorang pria terhadap istri dan anaknya.

" Menurut pelaku, dirinya kesal dan berbuat kasar karena kesal dengan istrinya tak mau dipeluk dan dicium. Pelaku juga sempat ancam istrinya dibunuh dengan pisau," katanya dikutip dari kaltim.prokal.co, Kamis 11 Februari 2021.

Kini, FKPM Pelita menyerahkan pelaku Adam untuk dibawa ke markas Polres Samarinda. Setelah adanya laporan korban istri secara resmi ke polisi.

6 dari 6 halaman

Sering Lakukan KDRT

Keterangan dihimpun FKPM Pelita, pelaku Adam sudah menganiaya ketiga kalinya. Hingga akhirnya siang tadi, bayinya pun dirawat di RSUD AW Sjachranie.

" Jadi kasus ini dilanjutkan ke kepolisian, karena kasus penganiayaan cukup nekat disertai pengancaman. Istri sekaligus korban juga diduga disayat-sayat menggunakan pisau," ujar Marno.

Sekira pukul 18.05 WITA, Adam lalu dibawa personel Samapta Polresta Samarinda, ke Mapolresta Samarinda di Jalan Slamet Riyadi. Ia kini terancam dipenjara, menyusul dugaan perbuatannya menganiaya anak dan istrinya.

Sumber: kaltim.prokal.co

Join Dream.co.id