Lahir di Tengah Pandemi, Bayi Kembar Diberi Nama Corona dan Covid

Unik | Sabtu, 4 April 2020 14:18
Lahir di Tengah Pandemi, Bayi Kembar Diberi Nama Corona dan Covid

Reporter : Eko Huda S

Bagi orangtua bayi itu, kelahiran bayi kembar, laki-laki dan perempuan, itu sebagai simbol kemenangan.

Dream - Pandemi virus corona jenis baru membuat banyak negara di dunia bertekuk lutut. Namun tidak untuk pasangan asal Raipur, India, berikut ini. Mereka justru dengan bangga memberi nama anak kembar mereka: Corona dan Covid.

Seperti penduduk negara lain, warga India juga hidup dalam kesulitan selama pandemi corona. Mereka harus hidup di bawah status lockdown yang diterapkan pemerintah untuk menghadang penyebaran virus corona baru. Kehidupan mereka serba terbatas.

Bagi pasangan itu, kelahiran bayi kembar, laki-laki dan perempuan, itu sebagai simbol kemenangan mereka atas kesulitan hidup yang dijalani selama lockdown yang diterapkan secara nasional.

Menurut pasangan itu, nama yang diberikan kepada anak kembar itu akan mengingatkan pada semua kesulitan yang mereka taklukkan di tengah-tengah pemberlakuan lockdown, menjelang persalinan pada 26 hingga 27 Maret 2020 itu.

2 dari 4 halaman

Meski demikian, pasangan itu mengatakan tidak menutup kemungkinan bakal mengubah nama anak kembar mereka di kemudian hari.

" Saya diberkati dengan si kembar pada dini hari tanggal 27 Maret. Kami telah menamai mereka Covid (laki-laki) dan Corona (perempuan) untuk saat ini," kata sang ibu, Preeti Verma (27), dikutip dari NDTV, Sabtu 4 April 2020.

" Persalinan itu terjadi setelah menghadapi beberapa kesulitan dan oleh karena itu, saya dan suami saya ingin menjadikan hari itu berkesan," tambah dia.

Menurut Preeti Verma, virus yang sedang menjadi pandemi memang berbahaya. Semua orang menjadi lebih fokus pada sanitasi, kebersihan, dan menanamkan kebiasaan baik lainnya.

" Jadi, kami memikirkan nama-nama ini," kata dia.

" Ketika staf rumah sakit juga mulai memanggil bayi-bayi itu sebagai Corona dan Covid, kami akhirnya memutuskan untuk memberi nama mereka setelah pandemi," tambah Preeti Verma.

3 dari 4 halaman

Pasangan itu, berasal dari Uttar Pradesh, tinggal di rumah sewa di daerah Purani Basti. Preeti menceritakan detik-detik menjelang kelahiran anaknya di tengah malam itu.

" Pada larut malam tanggal 26 Maret, saya tiba-tiba mengalami kontraksi yang parah dan entah bagaimana suami saya memanggil ambulans yang dioperasikan di bawah layanan Mahtari Express," kata dia.

Malam itu jalanan sangat sepi. Tak ada mobil yang lalu-lalang. Maklum, India memang sedang lockdown akibat penyebaran virus corona. Karena itulah ambilans mereka dihentikan oleh polisi di tengah jalan.

" Tetapi mereka melepaskan kami setelah mengetahui kondisi saya," kata Verma.

Dia juga bertanya-tanya apa yang akan terjadi di rumah sakit, karena saat itu memang tengah malam. " Tetapi untungnya dokter dan staf lain sangat kooperatif," ujar dia.

Wanita yang sebelumnya sudah memiliki anak permpuan berusia dua tahun itu mengatakan keluarganya tidak bisa menyusul ke rumah sakit karena tak ada kendaraan umum yang beroperasi.

4 dari 4 halaman

Namun akhirnya, si kembar lahir di Rumah Sakit Memorial Dr. BR Ambedkar. Humas rumah sakit itu, Shubhra Singh, mengatakan, ibu dan bayi kembar itu dalam kondisi sehat.

Menurut Shubhra, begitu Verma tiba di rumah sakit, dokter segera bersiap melakukan operasi Caesar..

" Dalam 45 menit setelah kedatangan mereka, persalinan berhasil dilakukan," kata Shubhra.

Join Dream.co.id