Kisah Pilu Pasutri Ditipu Rumah Sakit, Jasad Bayinya Diganti Plastik

Unik | Minggu, 18 Agustus 2019 17:45
Kisah Pilu Pasutri Ditipu Rumah Sakit, Jasad Bayinya Diganti Plastik

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Kasus ini tengah menjadi sorotan. Departemen kesehatan turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

Dream - Meninggalnya orang yang kita cintai tentu meninggalkan kesedihan mendalam. Apalagi yang telah tiada itu orang tua, ataupun anak sendiri.

Itu pula yang dirasakan Hernandez dan istrinya. Suami istri asal Meksikoitu kehilangan bayi tercintanya beberapa minggu lalu.

Dikutip dari laman Mirror.co.uk, bayi mereka lahir pada 9 Agustus 2019 di Ocosingo, negara bagian Chiapas, Meksiko selatan. Tapi, kondisi bayi pasangan ini memburuk dan harus mendapat perawatan di ruang gawat darurat.

 The white coffin which is filled with rubbish

Karena kondisinya semakin menurun, bayi tersebut dirujuk ke rumah sakit umum di Palenque. Keesokan harinya, bayi tersebut dikabarkan meninggal dunia dengan tidak menyebutkan penyebabnya.

Pihak rumah sakit kemudian mengurus jenazah bayi malang itu. Pihak keluarga kemudian membawa jasad bayi tersebut yang sudah dimasukkan ke dalam peti berwarna putih.

2 dari 4 halaman

Ketika Peti Dibuka Isinya Ternyata...

Sesampainya di rumah dan membuka peti, mereka terkejut karena peti tersebut berisi sampah plastik dan tisu. Sementara jasad bayi malang itu tidak ada.

Pihak keluarga kembali ke rumah sakit untuk menanyakan ke mana jasad bayi mereka. Selang beberapa jam, dokter kemudian memberikan jenazah bayi. Namun, pihak keluarga menolak kalau bayi itu adalah anak mereka.

Menanggapi masalah ini, Departemen Kesehatan mengaku tengah menyelidiki tekait ada tidaknya penyimpangan.

(Sumber: Mirror.co.uk)

3 dari 4 halaman

Heboh Bayi Usia 2 Hari Dipaksa Berjalan

Dream - Sebuah pengobatan tak lazim dipraktikkan oleh seorang dukun di Assam, Morigaon, India. Dan praktik itu dilakukan terhadap bayi laki-laki yang baru berusia dua hari.

Dikutip Dream dari NDTV, Jumat 22 Mei 2015, bayi tersebut mengalami demam. Sehingga pada Senin, awal pekan ini, orangtuanya memanggil dukun perempuan yang di desa itu dikenal sebagai " dokter" .

Dan bukan obat yang diberikan. Dukun perempuan yang berusia sekitar 50 tahun itu memaksanya untuk " berjalan" . Sang dokter memegangi bagian belakang leher bayi itu. Dan memaksa bayi merah itu untuk berjalan beberapa langkah.

Namanya juga bayi. Apalagi baru lahir. Pasti belum bisa berjalan. Bayi itu menangis sejadi-jadinya. Adegan itu dilihat oleh warga desa yang berkerumun. Dan perawatan yang aneh itu segera dihentikan saat salah satu warga merekamnya dengan kamera telepon seluler.

4 dari 4 halaman

Viral

Video pengobatan aneh itu segera menyebar luas. Polisi pun melakukan penyelidikan. Setelah itu, dukun perempuan tersebut ditangkap dan segera diajukan ke pengadilan. Sementara bayi laki-laki itu langsung dirawat di rumah sakit.

 Bayi dipaksa jalan

Pemerintah setempat mengatakan, dukun-dukun di wilayah itu memang dengan mudah mempengaruhi masyarakat di wilayah Assam. Sebab, banyak warga yang kurang sadar dengan perawatan bayi dan ibu yang baru melahirkan.

" Bayi itu menderita demam, tapi kondisinya sekarang sudah sehat. Kami harus merombak sistim perawatan pasca kelahiran kami, telah diarahkan untuk meluncurkan promosi yang gencar," kata Rakesh Kumar, seorang pejabat senior di Morigaon.

Terkait
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen
Join Dream.co.id