Kisah Tragis Ibu di NTT Lahiran di Kamar Mandi dan Tarik Bayinya Secara Paksa

Unik | Kamis, 16 Juli 2020 16:30

Reporter : Sugiono

Kemungkinan akibat kelelahan usai pulang jalan kaki dari acara keluarga sehari sebelumnya.

Dream - Seorang ibu di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, nekat melakukan persalinan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Wanita dengan inisial E diduga berusaha melahirkan bayinya yang prematur di Desa Kajowair pada 12 Juli lalu.

Namun, saat melahirkan dengan caranya sendiri, E diduga terlalu kuat menarik bayinya hingga kepalanya putus dan tertinggal di dalam perut.

Kisah Tragis Ibu di NTT Lahiran di Kamar Mandi dan Tarik Bayinya Secara Paksa
Ilustrasi Bayi (Foto: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Kelelahan Usai Hadiri Acara Keluarga

Kejadian mengenaskan itu bermula ketika E bersama anak dan kakak iparnya baru pulang jalan kaki dari acara di rumah saudaranya sehari sebelumnya.

Setibanya mereka di rumah kira-kira pukul 10 malam, E mengaku sangat kelelahan, lalu masuk ke kamar mandi untuk buang air.

Namun, karena agak lama berada di kamar mandi anaknya yang masih kecil yang berusia tiga tahun memanggilnya.

3 dari 5 halaman

Terlalu Kuat Menarik Bayi hingga Kepala Putus

Beberapa lama kemudian, sekitar jam 2 pagi, E kembali masuk ke dalam kamar mandi karena perutnya terasa sakit.

Rupanya E berniat ingin melahirkan bayinya sendirian. Tetapi E terlalu kuat saat menarik keluar bayinya.

Akibatnya kepala bayi malang itu putus hingga tertinggal di dalam perut E.

Karena panik dengan kejadian tersebut, E membungkus tubuh bayinya dengan plastik warna merah sebelum menggantungnya di langit-langit rumah.

4 dari 5 halaman

Ke Puskesmas untuk Keluarkan Kepala Bayi

Pada keesokan paginya, E membawa jenazah bayi tersebut kepada seorang bidan desa. Kemudian, bersama bidan itu, dia ke Puskesmas Hewokloang untuk membantu mengeluarkan kepala bayi di dalam perutnya.

Sementara itu, Kapolsek Sikka, Iptu Margono, membenarkan pihaknya menerima laporan tentang kejadian tersebut.

5 dari 5 halaman

" Jadi ibu ini memang melahirkan bayi prematur akibat kelelahan setelah berjalan kaki saat pulang ke rumahnya

" Kami mendapat laporan bahwa ibu tersebut memiliki suami. Mengenai kemungkinan kasusnya termasuk kejahatan atau tidak, kami masih menyelidikinya," jelas Margono.

Sumber: Siakapkeli.my

Join Dream.co.id