Heboh Polwan Gadungan Foto Bareng Pasangan Sesama Jenis

Unik | Kamis, 22 April 2021 04:41
Heboh Polwan Gadungan Foto Bareng Pasangan Sesama Jenis

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Ia mengaku hanya ingin membahagiakan orangtuanya dan bisa mendapatkan pasangan sesama jenis.

Dream - Kasus polisi gadungan dengan motif ingin mengambil hati pasangan kembali terjadi. Namun kali ini terbilang unik.

Polres Bitung, Sulawesi Utara, menangkap seorang perempuan penyuka sesama jenis dengan akun Facebook Prapaga Cornelis (Alen).

Perempuan itu berpura-pura menjadi seorang anggota Polwan yang bertugas Polres Minahasa Selatan, Sulawesi Selatan. Aksi itu dilakukan demi mengambil hati kekasihnya yang juga seorang perempuan.

Dilansir dari akun Instagram @cetul.22, pasangan si Polwan gadungan itu merupakan wanita yang cantik bak model. Tak hanya wajahnya yang memesona, begitu pula postur tubuhnya.

 

2 dari 5 halaman

Menurut unggahan akun Instagram itu, pada Rabu 21 April 2021 sekitar pukul 01.00 WITA, akun Facebook dengan nama Prapaga Cornelis (Alen) melakukan tindakan tak wajar.

Akun itu mengunggah foto bermesraan dengan pasangan wanitanya. Tindakanini dikategorikan sebagai pencemaran nama baik institusi Polri.

 Polwan
© Instagram @cetul.22

Atas kejadian tersebut, Team Tarsius yang dipimpin Bripka Angky Koagow melakukan pengembangan dan mencari keberadaaan Polwan gadungan itu.

Pada Rabu, 21 April 2021 sekitar 01.01 WITA, Polwan gadungan itu berhasil diamankan di rumah pasangan wanitanya di Kelurahan Aertembaga Dua, Kecamatan Aertambaga, Kota Bitung.

3 dari 5 halaman

 Pelaku
© Instagram

Dalam penggerebekkan itu, polisi berhasil mengamankan baju dinas yang digunakan Polwan gadungan yakni 1 pakaian PDL, 1 pasangan baju dan celana PDH, 1 kemeja putih, Pilkep, 1 pet dan kaus dalam Polri.

Saat ditanyakan motifnya, ia mengaku hanya ingin membahagiakan orangtuanya dan bisa mendapatkan pasangan sesama jenis. Akhirnya pelaku diamakan beserta barang bukti dan di bawa ke Mako Polres Bitung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

4 dari 5 halaman

Sering Peras Pasangan Mesum, Polisi Gadungan Diringkus

Dream - Polisi gadungan berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang kerap memeras tamu hotel dan tamu sejumlah penginapan di wilayah perbatasan antara Cimanggis, Depok dan Jakarta Timur, dibekuk anggota Polsek Cimanggis, Senin malam 12 Mei 2015.

Pelaku adalah Ifan Iskandar, warga Jatibening, Pondok Gede, Bekasi. Ia mengaku baru menjalankan aksinya selama 6 bulan.

" Pelaku ditangkap sekira pukul 21:00 WIB tadi malam, setelah dipancing oleh petugas buser. Sekarang sudah diamankan di tahanan Polsek Cimanggis," ujar Aiptu Yanto, anggota Sipropam Polresta Depok dikutip Dream dari humaspoldametrojaya.blogspot.com, Selasa 12 Mei 2015.

Adapun modus pelaku, yakni menggunakan seragam dan atribut kepolisian lengkap dengan nama palsu di plat nama seragam polisinya." Ia juga sering menggunakan
senjata air softguns jenis glock hitam."

Pelaku diketahui memiliki titel sarjana hukum dan pernah bekerja sebagai PNS di DLLAJ Surabaya. Dari pengalamannya sebagai PNS dan berdinas di DLLAJ, Ifan mengetahui lagak dan gaya seorang polisi.

" Kalau tidak dikasih uang sesuai keinginan, pelaku tidak segan-segan memukul korban dengan senjata air softguns miliknya," kata Aiptu Yanto.

Pelaku sering berdalih sedang razia pasangan mesum yang belum menikah di hotel. Tap ujung-ujungnya, ia akan meminta uang pada korban dengan alasan damai. Biasanya pelaku meminta uang antara Rp 1 Juta sampai Rp 4 Juta.

Dibekuknya Ifan berawal dari banyaknya laporan mengenai keresahan warga terutama pengelola dan tamu hotel serta penginapan. (ism) 

5 dari 5 halaman

Pengakuan Mahasiswa Jadi Polisi Gadungan di Kasablanka

Dream - Seorang mahasiswa, Joseph Anugerah, ditangkap Polda Metro Jaya saat beraksi menarik pungutan liar di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kasablanka, Jakarta Selatan pada Minggu, 15 Juli 2018. Dalam menjalankan aksinya, Joseph menggunakan modus mengenakan seragam lengkap polisi lalu lintas (polantas).

" Modus pelaku menggunakan seragam anggota polantas dan menghentikan pengendara yang keluar dari apartemen Sahid dan langsung memotong untuk masuk ke JLNT," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin 16 Juli 2018.

Pelaku menghentikan mobil dan menanyakan surat-surat kendaraan. Apabila pengendara tidak bisa menunjukkan, maka pelaku akan meminta uang Rp50 ribu.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menuturkan, dalam melakukan aksinya pelaku seolah-olah sedang mengatur lalu lintas dari pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah melakukan pungli sebanyak tiga kali. Pada 12 Juli 2018, pelaku mendapat uang Rp170 ribu, 13 Juli 2018 Rp150 ribu dan 15 Juli memperoleh Rp200 ribu.

Pelaku membeli atribut polisi itu dari Pasar Senen, Jakarta Pusat. " Pelaku mengaku menggunakan uang tersebut untuk keperluan sehari-hari," ucap Argo. (ism)

Join Dream.co.id