Dari Jauh Dikira Angin Tornado, Saat Didekati Ternyata Kawanan Nyamuk

Unik | Selasa, 2 Maret 2021 17:12
Dari Jauh Dikira Angin Tornado, Saat Didekati Ternyata Kawanan Nyamuk

Reporter : Sugiono

Formasi mirip angin tornado berwarna gelap tersebut sebenarnya adalah kawanan besar nyamuk.

Dream - Pengendara di Argentina dihadapkan pada pemandangan yang mengerikan saat mereka berjalan menuju angin tornado yang sepertinya baru terbentuk.

Namun, setelah memeriksanya lebih dekat, para pengendara tersebut terkejut. Benda mirip angin tornado itu ternyata sesuatu yang sama sekali tidak disangka.

Dalam video yang direkam oleh warga yang menyetir di sepanjang Rute 74 yang menghubungkan General Madariaga dan Pinamar tampak angin tornado berwarna hitam dari kejauhan.

2 dari 6 halaman

Dari Kejauhan Mirip Angin Tornado, Ternyata..

Tetapi begitu kendaraan mereka semakin mendekat, terungkap bahwa formasi mirip tornado berwarna gelap tersebut sebenarnya adalah kawanan besar nyamuk.

 Angin tornado itu ternyata kawanan besar nyamuk.
© Video YouTube News.com.au

" Benda itu semakin lama semakin besar, saya belum pernah melihat yang seperti ini dalam hidup saya," terdengar suara orang yang merekam fenomena langka tersebut.

3 dari 6 halaman

Video itu dibagikan secara online dan dengan cepat langsung menjadi viral, hingga menuai reaksi ngeri dari pengguna media sosial.

Netizen pun bertanya-tanya tentang penyebab dari munculnya 'badai' nyamuk di Buenos Aires yang begitu mengerikan hingga mirip tornado.

Para peneliti memperkirakan, fenomena aneh itu terjadi karena Buenos Aires baru-baru ini diguyur hujan lebat secara terus menerus.

4 dari 6 halaman

Penyebab Terjadinya Tornado Nyamuk

" Hujan deras menyebabkan banjir yang mengakibatkan genangan air besar yang kemudian jadi tempat nyamuk betina bertelur," ujar Juan Jose Garcia dari Centre for Parasitological and Vector Studies (CEPAVE).

 Tornado nyamuk tersebut terjadi akibat hujan deras di Buenos Aires.
© Video YouTube News.com.au

Akibatnya, jelas Garcia, terjadi ledakan nyamuk yang disebabkan kelahiran secara bersamaan dalam jumlah yang besar.

Begitu banyaknya jumlah nyamuk baru yang menetas secara bersamaan hingga populasinya menjadi tidak terkendali.

5 dari 6 halaman

Bukan Manusia, Tapi Ancaman Bagi Pertanian

Meskipun berhadapan dengan tornado nyamuk tampak mengerikan, Garcia mengatakan itu bukan ancaman bagi manusia.

Namun, dia justru khawatir tornado nyamuk tersebut akan mengganggu kegiatan bertani warga setempat.

Menurut Garcia, kawanan nyamuk kemungkinan baru mulai menghilang setelah 15 hari, ketika banyak dari serangga tersebut yang mati.

Tahun lalu, warga Australia diperingatkan bahwa beberapa negara bagian akan mengalami ledakan nyamuk karena cuaca basah yang disebabkan oleh Badai La Nina.

Sumber: News.com.au

6 dari 6 halaman

Videonya

Join Dream.co.id