Cerita Tragis Walikota Baik Hati yang Meninggal Karena Jenggotnya Sendiri

Unik | Sabtu, 22 Februari 2020 14:19
Cerita Tragis Walikota Baik Hati yang Meninggal Karena Jenggotnya Sendiri

Reporter : Sugiono

Kematiannya sungguh dramatis.

Dream - Sebuah kota kecil yang dikenal sebagai Braunau am Inn di Austria sering diingat sebagai tempat kelahiran pemimpin Nazi, Adolf Hitler.

Namun, pemerintah di kota tersebut lebih suka tempat tinggal mereka dikenal karena sosok lain.

Seperti kisah Hans Steininger, seorang walikota Braunau am Inn yang berjenggot panjang.

Walikota Braunau am Inn

 Potret Hans Steininger, walikota yang terbunuh oleh jenggotnya sendiri.© Khidr Al-Zahrani

Hans Steininger adalah walikota Braunau am Inn pada tahun 1567. Meskipun tidak banyak yang tahu latar belakangnya, Hans adalah tokoh terkenal di daerah tersebut.

Selain populer di antara warganya karena sikapnya yang baik, Hans juga dikenal memiliki jenggot yang sangat panjang mencapai hampir lima kaki atau 1,5 meter.

Biasanya, jenggot panjang Hans akan digulung dan ditaruh di saku kecil. Karena jika tidak melakukannya, jenggotnya akan menyentuh tanah dan mungkin menyebabkan masalah yang tidak diinginkan.

Namun, justru jenggot kesayangan Hans Steininger menjadi penyebab utama kematiannya yang cukup dramatis.

2 dari 3 halaman

Kebakaran di Braunau am Inn

Pada tanggal 28 September 1567, kebakaran terjadi di Braunau am Inn. Saat mencoba menenangkan warga kota yang panik, jenggot Hans Steininger keluar dari sakunya.

Karena kekacauan pada saat itu, Hans tak sempat menggulungnya dan meletakkannya kembali ke tempatnya. Hans  hanya mendorongnya ke samping setiap kali jenggotnya menghalangi langkahnya.

Ketika berdiri di atas tangga selama kekacauan di kotanya, Hans menginjak jenggotnya sendiri dan tersandung.

Insiden itu menyebabkan walikota itu terpeleset dan jatuh. Hans Steininger kemudian dinyatakan meninggal karena patah leher.

3 dari 3 halaman

Warisan Hans Steininger

Setelah sang walikota wafat, penduduk Braunau am Inn mendirikan sebuah monumen untuk mengenang Hans Stephen.

Penduduk kota kecil itu juga memotong jenggot panjang Hans dan menaruhnya di wadah kaca untuk dipajang di museum sejarah kota.

Meskipun lebih dari 450 tahun telah berlalu, jenggot Hans Steininger yang terpelihara masih dipajang di museum yang sama.

Jenggot Hans Steininger telah menarik banyak wisatawan asing dan domestik untuk mengunjungi kota kecil Braunau am Inn.

(Sah, Sumber: All That's Interesting)

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id