Bayi 6 Bulan Diajak Kondangan, Pulang-Pulang jadi Petaka

Unik | Kamis, 16 Mei 2019 13:00
Bayi 6 Bulan Diajak Kondangan, Pulang-Pulang jadi Petaka

Reporter : Idho Rahaldi

Pipinya sampai keliatan daging karena dijamah banyak orang

Dream - Kisah seorang ayah yang menceritakan penderitaan bayi kecilnya setelah diajak ke pernikahan kerabat meraka menjadi viral di media sosial.

Insiden yang terjadi 3 tahun lalu, tepatnya pada 2016, itu diceritakan oleh pengguna Instagram @papeeryuzio, pada Selasa 14 Mei 2019. Dia mengatakan, bayinya pernah mengalami luka cukup serius pada bagian pipi saat pulang dari kondangan.

Bahkan hingga memerah dan dagingnya sampai terlihat. Awalnya @papeeryuzio membagikan foto sang anak sebelum kejadian mengerikan itu terjadi.

Pada saat itu, bayi lucunya baru berusia 6 bulan. Dan itu adalah kali pertama @papeeryuzio membawa bayinya ke kondangan.

 Ryu

" Itu foto R pertama kalinya diajak pergi ke kondangan, umur R kira-kira enam bulan," tulis @papeeryuzio.

2 dari 5 halaman

Tamu Undangan Menggila

Melihat bayi R yang tengah lucu-lucunya, para kerabat yang juga merupakan tamu undangan seakan 'menggila' saking gemasnya.

Ia menjelaskan, semua tamu kondangan memuji kelucuan R. Tak cuma memuji, tamu-tamu tersebut bahkan ada yang mencolek, mencium, hingga mencubit pipi R.

" Mereka gak tua gak muda sama semua pas liat R 'A lucu banget R! pipinya ngegemesin'," tambah @papeeryuzio.

" Ada yang sekedar toel. Ada yang nyubit. Ada yang elus. Ada yang cium. Ada yang abis pegang sepatu R pegang pipi R," tulis @papeeryuzio.

@papeeryuzio menambahkan, setelah pipi sang bayi habis dijamahi para tamu undangan, ia dan istri langsung membersihkannya dengan tisu basah.

" Gue dan Mamme, pasrah cuma bisa ngelapin pipi R, tangan, semua dilap," tulis @papeeryuzio.

Namun kejadian mengejutkan mulai terjadi. Pada malam hari, bayi R menangis tak henti-hati.

3 dari 5 halaman

Pipi Mulai Memerah

" Pipi bayi terlihat kian memerah. Malamnya R nangis kayak gatel gitu pipi dia dan merah-merah gitu," tulis @papeeryuzio.

Tanpa berpikir panjang, @papeeryuzio dan sang istri yang melihat bayi R gatal di pipi langsung mengolesinya dengan lotion khusus.

Namun bukannya malah membaik, luka di pipi bayi R malah kian parah hari demi hari. " Kita pakein lotion buat pipinya R."

" Dan setelah beberapa hari, R tetap gatel gitu pipinya, tiap digendong, dia gesek-gesek terus ke baju, ke kain," tulis @papeeryuzio.

Bahkan diceritakan pipi bayi R sampai berair. " Sampe akhirnya pas pagi-pagi gue lihat sumpah gue kaget banget, dia nangis gitu sambil pegang-pegang pipi," tulis @papeeryuzio.

Sang ayah pun menangis. " Itu luka berair gatel sekali rasanya," tulis @papeeryuzio.

Bahkan, pipi bayi R seperti luka sehabis terkena knalpot.

" Itu pipi kayak abis kena knalpot, dagingnya keliatan. Berdarah terus, berair terus," tulis @papeeryuzio.

4 dari 5 halaman

Bawa ke Dokter

Akhirnya @papeeryuzio dan istrinya memutuskan untuk membawa R ke dokter spesialis kulit.

R kemudian didiagnosis menderita dermatitis atopik yang cukup parah dan tak bisa disembuhkan.

Setelah menjalani pengobatan selama beberapa minggu, R akhirnya membaik.

Namun karena biaya kontrol kondisi R kepada dokter spesialis kulit tersebut cukup mahal, @papeeryuzio dan istri memutuskan untuk berhenti.

Mereka memilih untuk merawat sendiri luka di pipi R yang mulai membaik. " Setelah perjuangan beberapa minggu, R membaik,"

" Kita kontrol lagi ke dokter. Dan dokter bilang, ini masih harus di kontrol lagi dan direpeay krimnya,"

" Karena kondisi keuangan yang lumayan ngepas, gue akhirnya gak balik lagi. Mahal dokternya,"

" Alhasil gue dan bini, rawat sendiri. Sebersih mungkin dijaga," tulis @papeeryuzio.

@papeeryuzio lantas memberikan pesan kepada orangtua agar tak membiarkan orang lain menyentuh atau mencium anak mereka dalam keadaan tidak bersih.

Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Join Dream.co.id