10 Cara Jenius Manfaatkan Botol Plastik Bekas, Ayo Selamatkan Bumi!

Unik | Sabtu, 21 September 2019 10:00
10 Cara Jenius Manfaatkan Botol Plastik Bekas, Ayo Selamatkan Bumi!

Reporter : Idho Rahaldi

Ingat jangan buang botol plastik sembarangan

Dream - Sampah plastik telah meresahkan penduduk Bumi. Sampah plastik telah berserak di daratan dan lautan. Udara pun juga tercemari oleh partikel-partikel paling kecil yang belum rampung terurai.

Botol plastik misalnya, menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah yang mengambang bebas di lautan. Botol plastik memang banyak diginakan oleh penduduk Bumi, untuk wadah sekali pakai.

Daripada merugikan alam yang berdampak pada manusia, ada baiknya kita mulai berpikir memanfaatkan sampah botol plastik. Sampah botol plastik bisa menjadi apa saja. Dari yang terseulit, hingga cara paling simpel sekalipun.

Seperti halnya beberapa cara simpel di bawah ini. Dikutip dari brightside.me, berikut beberapa cara simpel namun jenius memanfaatkan botol plastik bekas.

2 dari 7 halaman

Banyak Kegunaan

1. Menjadi ekstra “ pockets” di mobilmu untuk menyimpan panyung.

 Plastik

2. Tutupnya pun bisa kamu gunakan, misalnya seperti foto di bawah ini:

 Plastik

3. Menjadi semprotan

 Plastik

4. Tempat menyimpan ATK

 Plastik

5. Ingin tahu berapa suhu kulkasmu? Coba ukur menggunakan termometer di dalam air

 Plastik

3 dari 7 halaman

Jangan Dibuang Sembarangan

6. Gunakan botol plastik untuk pisahkan kuning dan putih telur

Plastik

7. DIY tempat spons untuk wastafel

Plastik

8. Buat beberapa kincir untuk kebunmu

Plastik

9. Buat kantung saat smartphonemu di charge

Plastik

10. Buat taman dimanapun kamu inginkan. Bahkan menggantung di udara.

      View this post on Instagram

The Brownies worked hard this evening making planters from old pop bottles to make our building look nice for the Summer #plasticbottle #bottleplanter #planters #workingtogether #girlguiding #brownieguides #recycling πŸ˜€πŸŒΊπŸŒΈπŸŒΌ

A post shared by @ miss_lathe on

4 dari 7 halaman

Sampah Plastik Ciptakan Lapangan Kerja, Caranya?

Dream – Isu sampah plastik semakin berkembang dan menjadi persoalan yang memerlukan solusi bersama. Untuk membangun kesadaran mengelola sampah, Coca Cola Indonesia merangkul masyarakat Indonesia dengan konsep circular economy.

Direktur Sustainable Waste Indonesia, Dini Trisyanti, mengatakan konsep ini menggunakan prinsip 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle. Dengan konsep itu, plastik kemasan bekas pakai bisa memiliki “ hidup kedua”.

“ Reduce adalah prioritas pertama sebelum Reuse dan Recycle. Namun penerapan 3R ini masih di luar konteks kesadaran individu,” kata Dini di acara “ Plastic Reborn”, Jakarta, ditulis Selasa 3 September 2019.

Pengelolaan sampah kemasan botol plastik mulai dari collection-recyling-upcyling, sehingga dapat menciptakan sebuah model bisnis baru, yang pada akhirnya akan memberikan nilai pakai kembali.

“ Langkah Coca Indonesia melalui kegiatan Plastic Reborn ingin mengubah cara pandang terhadap plastik kemasan bekas pakai, menjadi sebuah bahan baku yang memiliki potensi untuk menghasilkan dari segi ekonomi,” kata Public Affairs and Communication Director Coca Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo.

Dengan adanya Circular Economy, lanjut Triyono, penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa berkurang.

“ TPA di Bantargebang saja diperkirakan oleh Dinas Lingkungan tidak bisa menampung sampah lagi dalam kurun waktu tiga tahun ke depan,” kata dia.

5 dari 7 halaman

Ciptakan Peluang Bisnis

Dini mengatakan ada banyak pihak yang bergantung pada industri daur ulang. Salah satunya adalah pemulung yang menggantungkan hidupnya pada sampah plastik.

Besarnya kebutuhan plastik menunjukkan, peluang bisnis industri daur ulang sangat besar. Sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan penambahan lapangan pekerjaan.

Selain itu circular economy dapat meningkatkan kualitas lingkungan, karena material kemasan bekas pakai yang terbuat dari plastik dapat dipertahankan nilainya serta dimaksimalkan penggunaannya melalui proses daur ulang.

6 dari 7 halaman

100% Kemasan Plastik Unilever Dapat Didaur Ulang di 2025

Dream – Masalah sampah plastik menjadi sorotan dunia termasuk Indonesia. Sebuah penelitian menempatkan Indonesia sebagai peringkat kedua penghasil sampah plastik ke Laut terbesar setelah Tiongkok.

Alasan kepraktisan membuat bahan plastik banyak dipakai masyarakat Indonesia dalam aktivitas sehari-hari.  Dengan penduduk ratusan juta orang, sampah plastik itu akhirnya menumpuk.

Yang tak disadar, plastik merupakan jenis sampah anorganik yang tidak dapat membusuk atau terurai oleh alam dalam waktu singkat Butuh perhatian serius untuk membersihkan sampah ini.

 100% Kemasan Plastik Unilever Dapat Didaur Ulang di 2025

Unilever bersama pemerintah berupaya untuk mengurangi sampah plastik dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana memilah dan mengelola sampah agar dapat didaur ulang.

" Komitmen kami adalah pada tahun 2025, 100% kemasan plastik produk kami akan dapat didaur ulang, digunakan kembali atau dapat terurai menjadi kompos,” kata Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia Tbk, Maria Dewantini Dwianto, di Jakarta, 31 Juli 2019.

7 dari 7 halaman

Komitmen Tekan Berat Plastik

Menurut Maria, Unilever secara global telah berkomitmen mengurangi berat kemasan produknya hingga 70 persen pada 2020 mendatang. Perusahan juga akan meningkatkan penggunaan konten plastik daur ulang di kemasan minimal 25 persen pada 2025.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan telah menerapkan tiga kerangka kerja yakni Less Plastics atau mengurangi plastik, Better plastics (plastik yang lebih baik) atau yang dapat didaur ulang dan No plastics/tanpa plastik.

" Upaya ini merupakan realisasi dari strategi unilever secara global yaitu USLP (Unilever Sustaainable living plan) untuk terus menumbuhkan bisnis seraya mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dalam operasi bisnis kami, serta meningkatkan manfaat sosial bagi masyarakat,” kata dia.

 

Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-
Join Dream.co.id