'Work From Bali' Siap Eksekusi di Kuartal III 2021

Pantai Bali (Shutterstock.com)
NEWS  |  7 Juni 2021 19:38

Lembaga negara yang menyatakan sudah siap menjalankan program ini adalah BI dan OJK.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mematangkan rencana pelaksanaan program 'Work From Bali'. Program ini diharapkan dapat memulihkan sektor pariwisata Bali.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan program ini siap dieksekusi pada Kuartal III 2021 atau mulai Juli. Penerapannya akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan dapat meningkatkan tingkat keterisian hotel dari 10 persen pada April menjadi 30 persen.

" Rata-rata lama menginap tamu hanya 2,15 hari, ini menunjukkan Bali butuh Work From Bali dan butuh sentuhan-sentuhan Pemerintah untuk memberikan program yang berpihak kepada masyarakat," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing.

Sandiaga mengatakan lembaga negara yang menyatakan sudah siap menjalankan program Work From Bali, salah satunya adalah Bank Indonesia. Mulai Juli, secara bertahap BI melakukan kerja dari Bali, terutama pejabat di level dewan gubernur dan beberapa biro.

Lembaga lain yang juga menyatakan kesiapan bekerja dari Bali yaitu Otoritas Jasa Keuangan. Sandiaga meyakini program ini dapat mendongkrak perekonomian Bali yang sempat jatuh.

Pada Kuartal II 2021, kata Sandiaga, perekonomian Bali masih terkontraksi di level -9,8 persen. Sedangkan tingkat kunjungan wisatawan nusantara sudah meningkat dari 2.000-2.500 orang per hari menjadi 7.000-7.500 orang per hari usai kegiatan yang dilakukan Kemenparekraf.

 

Selanjutnya : Butuh Peran Swasta
BERANI BERUBAH: Lepas Gengsi, Jemput Rezeki
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
BERANI BERUBAH: Lepas Gengsi, Jemput Rezeki
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :