Waspadai Varian Baru Covid-19, Kemenparekraf Perbarui Daftar Negara

News-travel | Senin, 29 November 2021 18:15

Reporter : Ahmad Baiquni

Beberapa negara untuk sementara waktu dilarang masuk Indonesia.

Dream - Varian baru Covid-19 dinamai Omicron kini tengah menjadi perhatian dunia. Varian yang terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan dan bukan mutasi dari Delta ini menimbulkan kekhawatiran di banyak negara.

Meski belum ada bukti pasti, Omicron disebut memiliki tingkat penyebaran sangat cepat. Sejumlah negara sampai memberlakukan penutupan pintu masuk bagi pendatang dari beberapa negara.

Mewaspadai potensi masuknya kasus Omicron di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pihaknya merevisi daftar negara yang dibolehkan masuk Indonesia untuk wisata. Selain untuk mencegah Omicron, juga demi menjaga kondisi pandemi yang saat ini relatif terkendali.

" Konsen dari Pemerintah memastikan bahwa pengendalian Covid adalah rendah dan terkendali. Untuk menghindari kasus lonjakan baru, maka Pemerintah melakukan beberapa kebijakan, salah-satunya adalah pembaruan daftar negara," ujar Sandiaga.

Pemerintah juga akan memberlakukan evaluasi pembukaan tempat wisata bagi pelancong mancanegara secara berkala. Evaluasi akan digelar dengan koordinasi melibatkan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi serta Kementerian Luar Negeri.

 

Waspadai Varian Baru Covid-19, Kemenparekraf Perbarui Daftar Negara
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno
2 dari 2 halaman

Perketat Penerapan Prokes

Dalam waktu dekat, Pemerintah segera mengumumkan jumlah negara yang diizinkan masuk Indonesia. Daftar baru ini disusun setelah evaluasi dijalankan mengingat terdapat beberapa negara mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Kemenparekraf juga akan meningkatkan penerapan protokol kesehatan bagi wisatawan mancanegara, terlebih Indonesia akan memasuki PPKM Level 3 di akhir tahun. Seluruh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan mampu meningkatkan kehati-hatian terhadap penyebaran Omicron.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan kunjungan pelancong mancanegara pada September 2021 mengalami kenaikan dibandingkan sebulan sebelumnya. Peningkatan ini didukung oleh kunjungan wisatawan nusantara yang terus meningkat terutama ke Bali.

Pemerintah berharap penurunan mobilitas searah dengan PPKM level 3 yang akan ditetapkan, bisa disikapi oleh para pelaku usaha dan ekonomi kreatif. Sandiaga juga berharap dampak dari varian baru tidak terlalu negatif mengingat Pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi.

Laporan: Anzila Riskia Putri

Join Dream.co.id