Vaccine Drive Thru, Terobosan Bali Tekan Covid-19 dan Pulihkan Parekraf

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno sedang meninjau lokasi vaccine drive thru di Waterbom Bali (Kemenparekraf)
NEWS  |  26 Februari 2021 11:10

Fasilitas ini nantinya tersedia di lahan seluas 1 hektare di Waterbom Bali.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Bali menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan untuk vaksinasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ini mengingat sektor parekraf merupakan tulang punggung ekonomi Bali terpukul hebat oleh pandemi.

Untuk memulihkan kondisi, Bali berencana menyiapkan fasilitas vaccine drive thru agar lebih memudahkan pelaku industri parekaf mengikuti vaksinasi. Fasilitas tersebut akan disiapkan di lahan seluas 1 hektare di komplek Waterbom Bali.

" Ada usulan dari sahabat saya, Pak Sayan (CEO Waterbom Bali, Sayan Gulino), untuk menjadikan lahan kosong yang ada di kawasan Waterbom ini sebagai vaccine drive thru, yang nantinya bekerjasama dengan pihak penyedia vaksin," ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan tertulis.

Sandiaga mengapresiasi usulan tersebut. Dia menilai inisiatif menyediakan vaccine drive thru merupakan inovasi yang nyata.

" Konsep vaccine drive thru ini sebelumnya sudah diuji coba di Disneyland California dan Florida," kata dia.

Rencananya, fasilitas ini diperuntukkan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. Nantinya, para wisatawan yang datang akan diarahkan melakukan vaksinasi.

" Atau yang disebut vaccine based tourism," ucap Sandiaga.

Meski demikian, Sandiaga mengatakan konsep ini akan disesuaikan lebih dulu sebelum diterapkan. Ini mengingat diperlukan waktu 30 menit untuk observasi setelah penyuntikan vaksin.

" Mudah-mudah dengan adanya inisiasi dan kolaborasi ini Insya Allah akan punya snowballing effect, akan semakin banyak manfaat yang diikutsertakan dan kita harapkan ini akan terjadi di semua destinasi pariwisata di Indonesia," terang dia.

Sandiaga juga menjelaskan terdapat beberapa daerah di Bali yang sudah diarahkan mendapatkan vaksinasi seperti Nusa Dua, Ubud, Sanur, Kuta, dan Nusa Penida. Pemilihan daerah ini didasarkan tingkat mobilitas dan intensitas kunjungan wisatawan yang tinggi.

" Kita harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama sektor parekraf di Bali bisa dimulai vaksinasi secara massif dengan mobilitas yang tinggi," kata dia.

BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Atta Halilintar Tersandung Ucapan Soal Suami
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :