Solo Traveling Jadi Tren Digemari Wisatawan Muslimah

News-travel | Selasa, 22 Oktober 2019 11:11

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Survei Mastercard dan CrescentRating menyebutkan sebanyak 28 persen muslimah melakukan perjalanan sendiri sepanjang 2018.

Dream - Ada sekitar 63 juta wisatawan muslimah menghabiskan lebih dari US$80 miliar untuk perjalanan liburan di tahun 2018. Dari 28 persen dari jumlah tersebut, dua pertiganya berusia 40 tahun ke bawah.

Angka ini diprediksi akan terus tumbuh. Hingga pada akhirnya dapat mempengaruhi pasar wisata global. 

Kontribusi wisatawan muslimah ini diperkirakan akan berpengaruh pada industri pariwisata, mulai dari pengembangan fasilitas khusus perempuan, keamanan tempat wisata, hingga keamanan tempat-tempat umum.

" Terlepas dari pasar wisata wanita muslim yang semakin meningkat, laporan ini menyediakan informasi yang lebih jelas mengenai berbagai motivasi perjalanan (muslimah). Termasuk perilaku wisata unik Tiga-T, Explore, Energize, dan Emphatize,"  jelas Head of Marketing of CrescentRating & HalalTrip, Raudha Zaini, melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Hasil survei Mastercard & CrescentRating mencatat lebih dari setengah wisatawan muslimah memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi akomodasi dan tempat makan di tempat wisata tujuan. 

Solo Traveling Jadi Tren Digemari Wisatawan Muslimah
Sumber: Shutterstock
2 dari 2 halaman

Perilaku Unik Wisatawan Muslimah saat Solo Traveling

Ada 90 persen wisatawan muslimah menjadikan liburan sebagai alasan utama melakukan Solo Traveling. Angka ini mencakup 21 persen perjalanan keagamaan, 11 persen perjalanan bisnis, dan 71persen bepergian bersama keluarga.

 Tren Wisata Muslimah
© https://www.crescentrating.com/halal-muslim-travel-market-reports.html


Responden banyak yang merencanakan liburan dengan memilih tempat wisata ramah keluarga, aman, dan menyediakan berbagai fasilitas keagamaan. Sebanyak 94 persen menyatakan makanan halal sebagai prioritas utama, diikuti dengan 86 persen wanita muslimah memilih ruang ibadah khusus wanita.

Selain itu, 79 persen wisatawan muslimah dalam penelitian ini menyatakan akan memilih tempat spa atau salon khusus wanita ketika berwisata. 73 persen lainnya mengatakan lebih memilih tempat wisata ramah lingkungan, khususnya di luar negeri.

" Wisatawan muslimah siap mengeksplore dunia. Dengan usia muda dan motivasi tinggi, mereka siap berinteraksi dengan penyedia industri pariwisata yang menerima mereka serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang tetap mengutamakan nilai-nilai mereka,” jelas Vice President Market Product Management Mastercard, Aisha Islam.



Sumber: Mastercard dan CrescentRating

Join Dream.co.id