Travel Bubble Australia-Selandia Baru Dibuka Bulan Ini, Tak Perlu Karantina

Selandia Baru
NEWS  |  10 April 2021 13:10

Travel Bubble ini memungkinan orang bepergian dari dan ke masing-masing negara meski perbatasan masih ditutup.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Kesepakatan Travel Corridor Arangement (TCA) atau travel bubble Australia dan Selandia Baru mulai diluncurkan 19 April 2021. Kebijakan yang sudah lama dinantikan ini akan memungkinkan perjalanan dari dan ke masing-masing negara tanpa harus menjalani karantina.

Travel bubble trans-Tasman pertama kali diusulkan April tahun lalu ketika Australia dan Selandia Baru mulai mengakhiri lockdown. Kesepakatan ini bertujuan memberikan mengizinkan perjalanan antara kedua negara, sementara perbatasan masing-masing negara tetap tertutup.

Rencana itu ditunda ketika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Australia. Tetapi saat ini sebagian besar kasus Covid-19 di Australia telah tertangani, kecuali untuk kasus sporadis seperti di Selandia Baru.

Selandia Baru belum lama ini mengalami 26 kematian karena Covid-19 di antara populasi lima juta orangnya. Sementara Australia memiliki kurang dari 1.000 kematian di antara populasi 25 juta orangnya.

Langkah itu dilakukan enam bulan setelah Australia mengizinkan penduduk Selandia Baru terbang ke negara bagian tertentu tanpa perlu karantina.

Sebelum travel bubble diterapkan, Undang-undang Keamanan Darurat Australia diubah untuk memungkinkan siapa saja yang telah berada di negara itu setidaknya selama 14 hari untuk melakukan perjalanan langsung ke Selandia Baru.

" Keberhasilan tim kami dalam mengelola Covid-19 dan mempertahankannya selama 12 bulan terakhir, sekarang membuka peluang untuk terhubung kembali dengan orang yang dicintai dan melanjutkan perjalanan Trans-Tasman," ujar Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dikutip dari Lonely Planet.

" Saya tidak dapat melihat atau menunjuk ke negara mana pun di dunia yang mempertahankan strategi menjaga negara mereka bebas Covid sambil membuka perjalanan internasional antara satu sama lain. Itu berarti dengan cara kami memimpin dunia," lanjut Ardern.

Reporter : Radhika Nada

BERANI BERUBAH: Takjil Drive Thru Masjid Al Azhar
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :