Tips Traveling Aman dan Tetap Seru di Tengah Pandemi Covid-19

News-travel | Rabu, 16 Desember 2020 11:10
Tips Traveling Aman dan Tetap Seru di Tengah Pandemi Covid-19

Reporter : Cynthia Amanda Male

Pandemi memang masih berjalan namun bukan berarti tak ada lagi kesempatan buat jalan-jalan kan?

Dream - Mulai bosan menghabiskan waktu di rumah selama pandemi, sebagian orang ada yang memutuskan untuk liburan. Ada yang keluar kota, tidak sedikit pula yang staycation. 

Tentu, kondisi saat ini tidaklah sepenuhnya aman. Potensi penularan Covid-19 masih saja ada dan cukup berbahaya. 

Dokter sekaligus pengusaha, Ivan Adrian, mengatakan sering ditemukan orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Seperti mengenakan masker pada dagu.

" Sering ditemukan masker dagu atau masker di bawah hidung. Itu sangat berbahaya. Maskernya bisa terkontaminasi dan terpapar virus yang bisa berpindah ke badan," ujar Ivan diskusi virtual 'Menerapkan Protokol Kesehatan Menjelang Liburan Akhir Tahun' di kanal Youtube BNPB Indonesia, Selasa 15 Desember 2020.

Oleh karena itu, protokol kesehatan harus terus diterapkan. Mulai dari penegasan pemakaian masker yang benar, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak dan menghindari keramaian.

Terlepas dari semua itu, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan seseorang untuk meminimalisir risiko penularan saat liburan.

2 dari 6 halaman

Cara memakai masker yang benar

Salah satunya adalah mengetahui pemakaian masker yang benar dan cara melepaskannya. Jika masker sudah menutupi hidung, mulut dan dagu, berarti kamu sudah memakainya dengan benar.

 Memakai Masker
© Shutterstock.com

Tapi jika masih harus menyentuh bagian depan masker ketika melepaskannya, hal inilah yang akan meningkatkan risiko penularan. Apalagi, jika ingin menggunakan maskernya kembali.

" Ini adalah hal kecil yang sering terlupakan. Cara buka masker itu ditarik tali yang ada di belakang telinga. Jangan dari depan karena di situ terdapat filter. Jadi, jangan disentuh," kata Ivan.

3 dari 6 halaman

Melakukan transaksi non tunai

" Saat libur, kita banyak menyentuh ATM dan cash. Jadi, kalau bisa cashless. Pakai aplikasi serba digital yang bisa mengamankan kita dan orang lain" .

Memesan tiket perjalanan atau penginapan melalui aplikasi

 Memesan Tiket Perjalanan Secara Online
© Shutterstock.com
Banyak agen perjalanan yang telah mengandalkan situs resmi atau aplikasi untuk mempermudah seseorang memesan tiket maupun penginapan.

Selain tidak perlu keluar rumah, hal ini juga bisa meminimalisir kontak untuk mencegah penularan virus Covid-19.

4 dari 6 halaman

Melakukan road trip

 Melakukan Road Trip
© Shutterstock.com
Jika biasanya jasa travel menyediakan paket group trip, kini beberapa di antaranya telah mengubah hal tersebut menjadi road trip.

" Jadi, pakai kendaraan masing-masing dan tidak digabung dengan orang yang tidak dikenal. Lalu, berkumpul di tujuan wisata yang memudahkan physical distancing," ujar Anton Thedy, Pengusaha Travel.

Kapasitas mobil juga perlu dikurangi 50 persen untuk menghindari paparan droplet. Sering membuka kaca mobil selama perjalanan juga akan membantu mencegah penularan.

5 dari 6 halaman

Memilih tempat terbuka dan menghindari keramaian

 Berlibur ke Pantai
© Shutterstock.com
Pilihlah objek wisata terbuka seperti pantai atau gunung. Jika ingin mengunjungi objek wisata tertutup atau di dalam ruangan, cukup hindari kerumunan, hadir lebih awal atau meminimalisir waktu kunjungan.

Melakukan PCR test

Sangat penting untuk melakukan PCR test sebelum dan sesudah berlibur. Hal ini tidak hanya dapat memastikan kondisimu, tapi juga memudahkan pencarian mata rantai.

" Banyak yang lari waktu diminta swab dan takut. Padahal saat liburan, kita nggak tahu di samping kita siapa, positif (Covid-19) atau nggak. Kalau dia orang tanpa gejala (OTG), berbahaya sekali," imbuh Ivan.

6 dari 6 halaman

Melakukan isolasi mandiri setelah berlibur

 Beraktivitas di Rumah
© Shutterstock.com
Lakukan isolasi mandiri selama 2 minggu setelah berlibur untuk memastikan kondisimu benar-benar sehat ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Bahkan walaupun merasa sehat, bisa saja kamu membawa virus Covid-19 tanpa gejala. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap melakukan isolasi mandiri selama 2 minggu setelah berlibur.

Minum air cukup dan mengonsumsi makanan bergizi

Terlepas dari semua upaya tersebut, sangat penting untuk minum air cukup dan memenuhi konsumsi makronutrien maupun mikronutrien.

Berlibur dapat menguras energi dan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Konsumsi makanan bergizi, minum air cukup, berolahraga serta minum suplemen bila perlu agar daya tahan tubuhmu tetap kuat untuk mencegah paparan virus Covid-19.

Join Dream.co.id