Tidak Ada Larangan, Pelancong Backpacker Bisa Masuk Bali

News-travel | Senin, 4 Oktober 2021 11:10

Reporter : Ahmad Baiquni

Sempat muncul kekhawatiran hanya pelancong berkualitas yang boleh masuk Bali.

Dream - Pariwisata Bali tengah bersiap menyambut traveler dari luar negeri. Langkah ini dijalankan untuk pemulihan sektor wisata di tengah membaiknya kondisi Covid-19 di Indonesia.

Pembukaan pariwisata Bali akan diterapkan untuk semua pelancong tanpa ada pengecualian. Termasuk traveler backpacker.

Sempat muncul kekhawatiran Bali hanya dibuka untuk wisatawan dengan budget memadai. Ini dipicu pernyataan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut Bali akan dibuka untuk pelancong berkualitas.

" Kami akan membidik pariwisata berkualitas di Bali, jadi kami tidak akan mengizinkan backpacker masuk begitu rencana pembukaan kembali untuk pelancong internasional secara resmi diberlakukan dalam waktu dekat," ujar Luhut dalam konferensi pers awal pekan lalu.

 

Tidak Ada Larangan, Pelancong Backpacker Bisa Masuk Bali
Bali (Shutterstock.com)
2 dari 2 halaman

Salah Paham

Pernyataan ini kemudian diluruskan juru bicara Kemenko Marves. Pernyataan Luhut disalahpahami masyarakat.

Juru bicara tersebut menyatakan maksud Luhut adalah pelancong asing yang melanggar aturan dan peraturan kesehatan. Juga pelanggar Undang-undang dan peraturan imigrasi di Indonesia dilarang masuk Bali.

Bali melonggarkan beberapa pembatasan domestik dan bersiap dibuka kembali untuk pengunjung asing dari negara-negara berisiko rendah. Ini seiring dengan jumlah kasus Covid-19 yang terus merendah.

Pengunjung dari luar negeri harus mengikuti tiga tes PCR sebelum masuk Bali dan karantina selama delapan hari setelah kedatangan. Pengunjung juga harus divaksinasi penuh dan menunjukkan bukti pada aplikasi telepon yang diverifikasi Pemerintah, dikutip dari Lonely Planet.

Join Dream.co.id