Sempat Berjaya, Kini Atraksi Kuda Selam Tinggal Cerita

The Diving Horses (Foto: amusingplanet.com)
NEWS  |  1 Januari 2018 08:15

Dulu sempat berjaya, tapi pertunjukan ini kerap kali menuai kritikan pedas sampai akhirnya dihentikan.

Reporter : Puri Yuanita

Dream - Sudah setengah abad lamanya Atlantic City, sebuah kota di New Jersey, Amerika Serikat menjadi pusat pertunjukan atraksi yang menakjubkan. Salah satunya pertunjukan lomba selam yang melibatkan hewan kuda.

Pertunjukan yang dikenal dengan sebutan 'The Diving Horses' itu menampilkan seorang wanita penunggang kuda yang terjun bersama kudanya dari ketinggian 40 kaki menuju kolam di Pelabuhan Steel, Atlantic City.

 kuda selam

Olahraga yang terbilang aneh itu pertama kali dicetuskan oleh William Frank Carver, seorang penembak jitu Texas abad 19. Ia terinspirasi untuk mengadakan pertunjukan akibat kecelakaan yang dialaminya. Bersama sang kuda, ia terjatuh ke dalam Sungai Platte di Nebraska ketika jembatan yang mereka naiki runtuh.

Setelah itu, ia dan anak lelakinya melatih para kuda agar dapat menyelam dari atas ketinggian. Sementara sang putri, Lorena diketahui menjadi atlet kuda penyelam untuk yang pertama kalinya.

 kuda selam

Setelah kematian William pada tahun 1972, The Diving Horses dilanjutkan oleh sang putra, Al. Belum ada peserta yang menjadi korban jiwa dari pertunjukan aneh ini. Beberapa peserta kerap kali mengalami memar atau patah tulang. Hanya saja, sebuah kecelakaan di tahun 1923 tercatat menjadi yang paling parah.

Sonora Webster, salah satu peserta terbaik jatuh ke dalam kolam akibat kuda yang dinaikinya tergelincir. Saat itu, Sonora tidak sempat menutup matanya ketika wajahnya menghempas ke permukaan air. Akibatnya, kedua retina matanya rusak hingga menjadi buta. Walaupun begitu, wanita tersebut tetap melanjutkan aksinya selama 11 tahun.

 kuda selam

(Foto: Rick Lippincott/Flickr)

The Diving Horses terus berlanjut hingga tahun 1978. Saat itu, pertunjukan kerap kali mendapat kritik keras dari kelompok pembela hewan hingga pada akhirnya terpaksa diberhentikan.

Lalu di tahun 1994, organisasi milik Donald Trump yang kini menguasai Pelabuhan Steel kembali membuka pertunjukan itu dengan menambahkan hewan lain seperti keledai dan kuda poni. Lagi-lagi, pertunjukan tersebut kembali mengundang protes hingga pada akhirnya ditutup sampai sekarang.

 kuda selam

(Sumber: amusingplanet.com/Annisa Mutiara Asharini)

Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Kocak Abis, Gaya Barbie Kumalasari Ngomong Bahasa Inggris
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :