Sandiaga: Pengendalian Covid-19 Kunci Pemulihan Sektor Parekraf

Menparekraf Sandiaga Uno
NEWS  |  6 Maret 2021 13:10

Kemenparekraf menerapkan sejumlah strategi untuk pemulihan pariwisata Tanah Air.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terkait erat dengan upaya pengendalian penyebaran Covid-19. Kemenparekraf mendukung penuh upaya Pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus corona

" Kita harus patuh 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, jadi kita harus menekan angka penyebaran Covid-19," ujar Sandiaga, dikutip dari Kemenparekraf.

Sandiaga mengatakan mengatakan dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selaingn 3M perlu dilaksanakan 3T (testing, tracing, treatment). Juga pelaksanaan vaksinasi yang merata, terutama kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

" Jadi kita harus satu derap langkah menekan laju angka penyebaran Covid-19,” katanya.

Pengendalian angka penyebaran Covid-19 juga sangat berpengaruh terhadap langkah-langkah pemulihan sektor parekraf. Seperti rencana penetapan Free Covid-19 Corridor di Bali dan Kepulauan Riau.

" Untuk itu kami mencoba berbagai langkah agar angka penyebaran Covid-19 di Bali ini terkendali, kalau bisa ditekan melalui 3T dan vaksinasi," ucap dia.

Sandiaga juga menuturkan sektor kesehatan dan perekonomian adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Kedua sektor ini harus dikuatkan dalam penanganan Covid-19

" Kesehatan adalah panglimanya saat ini, data-datanyalah yang menentukan kita bisa membangkitkan ekonomi,” ucapnya.

Tidak hanya itu, perlu ada inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dari kementerian dan lembaga terkait dalam rangka pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini. Menurut Sandiaga, ketiga pendekatan ini sangat relevan dalam upaya pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Lebih lanjut, Sandiaga mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut menyukseskan gerakan nasional Bangga Berwisata di Indonesia. Setiap tahun ada sekitar Rp150 triliun dana yang dihabiskan masyarakat Indonesia untuk berwisata ke luar negeri.

" Jadi alangkah baiknya Rp 150 triliun ini kita realokasikan ke pariwisata di dalam negeri dengan “ bangga berwisata di Indonesia” atau #diindonesiaaja. Karena untuk saat ini kita sedang fokus menggarap segmen wisatawan nusantara,” tutur Sandiaga.

Puasa Pertama Atta Bareng Aurel: Baju Baru Plus Disuapi
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Aksi Lucinta Luna Berenang Dikecam Susi Pudjiastuti Sampai Aktivis
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :