Revitalisasi Toilet, Upaya Peningkatan Kualitas Destinasi Wisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meninjau lokasi revitalisasi toilet (Dream.co.id/Yuni Puspita Dewi)
NEWS  |  18 Maret 2021 18:29

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan revitalisasi toilet menjadi salah satu syarat agar pariwisata Indonesia bisa diperhitungkan di kancah global.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Toilet mungkin jadi salah satu fasilitas yang kerap diabaikan dalam pemeliharaan destinasi wisata. Siapa sangka, toilet sebenarnya menjadi penentu kualitas sebuah tempat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyadari sepenuhnya hal itu. Dia pun meluncurkan program revitalisasi toilet destinasi wisata di Bali serta lima destinasi super prioritas lainnya.

Program tersebut menggandeng Asosiasi Toilet Indonesia guna menghadirkan toilet yang berstandar global. Nantinya, toilet akan menjadi perhatian utama bagi wisatawan pasca-pandemi.

" Revitalisasi ini agar destinasi wisata memiliki toilet yang bersih, indah, sehat, dan aman. Kegiatan ini juga membuka banyak sekali peluang padat karya bagi masyarakat," ujar Sandiaga di Pantai Kuta, Bali.

Program ini diharapkan dapat mendongkrak daya saing pariwisata Indonesia di kancah global. Berdasarkan data Travel & Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) pada 2019, terdapat 14 pilar yang menjadi penilaian daya saing.

Salah satu dari 14 pilar tersebut adalah kebersihan. Sedangkan soal kebersihan, Indonesia menduduki posisi 100 dari 141 negara.

Tidak sekadar membenahi fisik toilet, program ini juga akan memberikan bimbingan teknis dan pendampingan kepada masyarakat serta komunitas setempat. Sehingga tumbuh kesadaran akan kebersihan dan masyarakat bisa mengelola toilet dengan baik.

" Karena membangun toilet itu gampang, tapi memelihara dan mengelolanya membutuhkan skill," kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hari Sungkari.

Di Bali, program revitalisasi toilet dijalankan di kawasan Pantai Kuta. Program ini juga dijalankan serentak di lima titik destinasi super prioritas, yaitu di kawasan Wisata Sade Bawah, Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Desa Wisata Liang Ndara, Labuan Bajo, Pantai Pulisan, Likupang, Pusat Informasi Geopark Sigulatti, Pangururan Samosir, Danau Toba, serta Desa Wisata Segajih, Borobudur.

Laporan: Yuni Puspita Dewi

Penampilan Musik JAVE
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :