Qatar Airways Wajibkan Penumpang Punya Bukti Vaksinasi Covid-19

Pramugari Qatar Airways (Shutterstock.com)
NEWS  |  9 April 2021 20:20

Maskapai ini jadi perusahaan penerbangan pertama dunia yang menerapkan syarat bukti vaksinasi Covid-19.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Qatar Airways memberlakukan syarat baru bagi penumpangnya yaitu kewajiban menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19. Hal itu menjadikan maskapai berbasis di Doha ini menjadi perusahaan penerbangan pertama di dunia yang menerapkan syarat tersebut.

Dengan syarat ini, Qatar Airways telah menerbangkan 188 penumpang dengan pesawat Airbus A350-1000 dalam sebuah penerbangan tanpa tujuan. Pesawat itu dikendalikan dua pilot dengan 18 awak kabin yang seluruhnya telah divaksinasi.

Ini merupakan penerbangan tahap pertama yang berlangsung selama tiga jam. Pesawat terbang dari Doha melintasi Dubai dan Oman lalu kembali ke Bandara Internasional Hamad.

Direktur Medis Maskapai Qatar Airways, dokter John Roberts, yang turut serta dalam penerbangan tersebut, mengatakan masker adalah bagian terpenting dari pencegahan penularan virus corona meskipun seluruh penumpang dan awak telah divaksinasi secara penuh. Roberts meyakini saat vaksin telah terdistribusi secara luas, persyaratan menggunakan masker akan berkurang.

Penerbangan itu diikuti beberapa agen perjalanan, media, dan juga penumpang setia Qatar Privilege Club yang harus menunjukkan bukti vaksin sebelum keberangkatan. Dalam penerbangan itu, diluncurkan pula fitur hiburan tanpa sentuh milik maskapai.

Teknologi itu memungkinkan penumpang untuk menyambungkan perangkat seluler mereka dengan sistem hiburan yang terdapat di kursi. Caranya dengan memindai kode QR dan memasukkan kata sandi, kemudian pelanggan dapat memilih film, musik, atau hiburan lainnya tanpa harus menyentuh layar.

Meski ada paspor vaksin, para penumpang tetap diwajibkan menggunakan masker, kecuali ketika makan dan minum. Pada kelas ekonomi, maskapai juga tetap mengosongkan satu kursi di sebelah penumpang untuk menjaga jarak.

Kepala Eksekutif Grup Qatar Airways, Akbar Al Baker, meyakini persyaratan vaksin ke depannya akan menciptakan perjalanan yang aman. Kemungkinan dalam waktu dekat, maskapai penerbangan reguler akan membutuhkan vaksinasi sebelum melakukan perjalanan.

Menurut Al Baker, penerbangan dengan semua penumpangnya telah divaksin secara penuh akan memberikan harapan untuk masa depan penerbangan internasional. Selain itu, Qatar Airways juga sangat mendorong stafnya untuk divaksinasi atau menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) setiap tiga hari sekali sebelum memulai pekerjaan untuk meyakinkan penumpang maskapai menerapkan protokol keamanan yang ketat.

Tahun lalu, Qatar Airways menjadi salah satu dari beberapa maskapai yang mewajibkan penggunaan masker dan face shield untuk seluruh penumpang. Tetapi, persyaratan itu dicabut setelah penelitian menunjukkan ventilasi pesawat yang menggunakan filter High Efficiency Particulate Air (HEPA) dan penggunaan masker oleh penumpang cukup efektif untuk membatasi penularan virus Covid-19, dikutip dari Forbes.

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Ustaz Abdul Somad Resmi Menikahi Gadis Terpaut Usia 24 Tahun
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :