Gaya Unik Traveler Ini, Suka Kunjungi Negara Jarang Didatangi Wisatawan

News-travel | Rabu, 15 April 2020 11:10

Reporter : Ulyaeni Maulida

Ia berkeliling dunia tanpa rasa khawatir.

Dream – Berkeliling dunia merupakan impian banyak orang. Kebanyakan, negara tujuan yang dipilih sudah masuk daftar populer wisatawan dunia. 

Padahal, ada banyak negara yang tidak pernah masuk daftar tujuan favorit traveler. Bahkan ada juga negara yang tidak pernah dikunjungi wisatawan. 

Hal ini justru menarik minat Sugiharto Yosaputra. Pria yang biasa disapa Sugi merupakan pelancong dengan gaya unik

Dia lebih suka mengunjungi negara-negara yang tidak didatangi wisatawan. Sugi pun membagikan pengalamannya itu melalui instagram miliknya.

Gaya Unik Traveler Ini, Suka Kunjungi Negara Jarang Didatangi Wisatawan
Foto: (Instagram/sugiyosaputra)
2 dari 6 halaman

Rencana perjalanan

Sugi biasanya mengatur rencana perjalanan di sela-sela libur kerjanya. Sehingga dia selalu membuat perencanaan untuk 1 tahun ke depan dan memilih tanggal-tanggal dengan tiket perjalanan termurah.

Selain itu, dia juga menghindari transit di setiap perjalanannya. Hal ini dilakukan agar waktunya tidak banyak terbuang hanya untuk perjalanan.

      Lihat postingan ini di Instagram

. Halo!???????? . Dalam dua minggu ini saya akan menjelajahi Myanmar dan Thailand Utara via jalur darat - melihat lebih dekat negara yang belum lama ini membuka dirinya kepada dunia. . Mulai dari kota Yangon yang sibuk, mencari matahari di Bagan, hingga Mindat yang terpencil, jauh di perbatasan Myanmar dan Bangladesh. . Cek profil dan IG stories untuk cerita lengkap per harinya! ????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sugiharto Yosaputra (@sugiyosaputra) pada

3 dari 6 halaman

Memilih tujuan travel

Dalam memilih negara sebagai tujuan traveling, Sugi lebih suka tempat yang dapat membuatnya ikut berbaur dengan warga lokal. Di sana dia dapat menikmati kehidupan layaknya seperti penduduk asli.

      Lihat postingan ini di Instagram

. Bedanya wanita suku Kayan (yg terkenal sebagai Suku Leher Panjang) Myanmar dengan yang ada di Thailand: mereka hidup bebas di rumah milik mereka sendiri. . Suku Kayan berasal dari Myanmar; namun karena perang suku di masa lalu, banyak di antara mereka yang mengungsi ke utara Thailand. . Segera setelah perang berakhir, beberapa dari mereka kembali ke Myanmar dan menjalani kehidupan normal. . Sedihnya, banyak di antara mereka yang “terjebak” di Thailand dan menjadi komoditas wisata budaya - tinggal di desa-bertiket-masuk dan mencari nafkah dari berjualan souvenir dan “menjajakan diri” sebagai obyek foto. . . . . . #deariwashere #vsco #vscocam #wanderlust #livefolk #liveauthentic #backpacker #lpfanphoto #tbt #regrann #thelensbible #2instagood #natgeotravel #lonelyplanet #lpfanphoto #olympus_occi_id #discoverysnaps #myanmar #travelgram #streetshot #streetphotography #instapeople #asean #myanmarburma #visitmyanmar #mymyanmar #myanmarbeenchanted #loikaw #shanstate

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sugiharto Yosaputra (@sugiyosaputra) pada

© Dream
4 dari 6 halaman

Menyewa pemandu lokal

Sugi juga lebih suka menyewa seorang pemandu lokal untuk menemaninya menjelajah. Dengan menyewa pemandu yang benar-benar berasal dari tempat tersebut, Sugi tidak hanya dapat berbaur dengan penduduk lokal namun juga bisa menumpang tinggal di rumah mereka.

      Lihat postingan ini di Instagram

Hai! . Tau kan kalo di tahun 2019 ini tanggal merahnya ngumpul semua di bulan April? . Mumpung banyak tanggal merah, kali ini saya jejalan di India, Pakistan dan satu negara lainnya yang masih rahasia ???? . Selama jejalan di Pakistan bagian utara, kita akan ditemani seorang tentara bersenjata untuk melindungi kita selama perjalanan. Maklum, area ini pernah dikuasai Taliban dan berbatasan langsung dengan Afghanistan yang notabene tidak stabil. . Mau tau cerita lengkapnya? . Yuk, intip IG story untuk tau update harian selama di Pakistan! ????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sugiharto Yosaputra (@sugiyosaputra) pada

5 dari 6 halaman

Pernah mengunjungi Iran dan Pakistan

Iran dikenal sebagai tempat yang berbahaya. Tetapi di balik itu, Iran ternyata juga memiliki keramah-tamahan yang tinggi.

Sugi bercerita dia memiliki kenangan indah saat seorang pemilik toko sepatu membantu memperbaiki sepatu salah seorang temannya.

Seperti halnya Iran, Pakistan juga sering disalahartikan sebagai "negara yang suka berperang". Orang-orang mendapat kesan negara itu adalah tempat yang berbahaya. Tetapi orang Pakistan juga sangat ramah terhadap turis asing.

      Lihat postingan ini di Instagram

. Kalo India punya Taj Mahal sebagai representasi arsitektur Mughal, Pakistan punya Badshahi Mosque. . Pasalnya, Ibukota Kekaisaran Mughal berpindah dari Agra (lokasi Taj Mahal) ke Lahore (lokasi Badshahi Mosque) di abad ke 15, dan kemudian berpindah ke Delhi. . Kekaisaran Mughal adalah sebuah kekaisaran besar yang areanya pernah mencakup Afghanistan sampai Myanmar, makanya bangunan Mughal punya ciri Persia yang khas. . Di abad ke 16-19, Badsahi Mosque adalah Masjid terbesar di dunia ???? . . . . #PakabarPakistan #vsco #vscocam #wanderlust #livefolk #liveauthentic #backpacker #lpfanphoto #tbt #regrann #thelensbible #2instagood #natgeotravel #lonelyplanet #lpfanphoto #olympus_occi_id #discoverysnaps #travelgram #streetshot #streetphotography #pakistan #pakistanistreetstyle #lahorestreetstyle #mosque #lahore #architecture #archdaily #islam

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sugiharto Yosaputra (@sugiyosaputra) pada

© Dream
6 dari 6 halaman

Hal yang paling menarik selama traveling

Sugi sudah menjalani banyak pengalaman menyenangkan selama melakukan perjalanannya. Ia menyukai rasa otentik dari sebuah negara. Baik dari segi makanan maupun penduduk lokal.

Traveling juga membuat Sugi bisa melihat berbagai sisi kehidupan dari sudut pandang berbeda. Dia banyak mendapatkan perspektif baru dalam memaknai hidup.

      Lihat postingan ini di Instagram

. Salah satu kebiasaan unik orang Pakistan: piknik bareng keluarga setiap ada lapangan rumput dan pohon peneduh. . Hampir di setiap kota di Pakistan; kalo ada lapangan rumput (apalagi kalo diteduhi pohon), pasti langsung dijadiin tempat duduk-duduk. . Atau yang unik justru Indonesia, karena udah gak punya kebiasan piknik di lapangan rumput lagi? ???? . . . . #PakabarPakistan #vsco #vscocam #wanderlust #livefolk #liveauthentic #backpacker #lpfanphoto #tbt #regrann #thelensbible #2instagood #natgeotravel #lonelyplanet #lpfanphoto #olympus_occi_id #discoverysnaps #travelgram #streetshot #streetphotography #pakistan #pakistanistreetstyle #lahorestreetstyle #lahore #picnic #picnicday #picnics

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sugiharto Yosaputra (@sugiyosaputra) pada

Join Dream.co.id