Makan Duku Sepuasnya Cuma Rp15 Ribu di Festival Ngundoh Duku

News-travel | Selasa, 29 Januari 2019 07:47

Reporter : Ahmad Baiquni

Datang ke destinasi ini, kamu tidak perlu repot memanjat buah duku. Cukup mengambil duku yang sudah jatuh, pertanda matang di pohon.

Dream - Awal tahun merupakan waktu yang tepat untuk jalan-jalan ke Jambi. Terlebih jika kamu adalah penggemar buah lokal terutama duku.

Awal tahun selalu menjadi waktu yang dinantikan masyarakat Jambi, terutama yang tinggal di sekitar Candi Muarojambi. Di waktu tersebut, pohon duku sedang lebat berbuah.

Kawasan Candi Muarojambi memang menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Muarojambi. Tidak hanya aspek budaya namun juga hasil alamnya berupa buah duku yang berlimpah dan bisa dinikmati langsung dari pohon.

" Sekitar 3.000-an hektare kawasan Candi Muarojambi dipenuhi pohon duku," ujar salah satu warga Desa Muarojambi, Mukhlis, dikutip dari Liputan6.com.

 Duku Jambi
© Liputan6.com

Datang ke destinasi ini, kamu tidak perlu repot memanjat buah duku. Cukup mengambil duku yang sudah jatuh, pertanda matang di pohon.

Banyaknya duku yang jatuh tersebut ternyata menarik minat wisatawan. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto.

Selain itu, musim duku menjadi berkah bagi masyarakat sekitar. Mereka mengumpulkan duku-duku tersebut lalu menjualnya dengan harga Rp5.000 per kilogram, ada juga yang membanderol Rp10 ribu untuk 3 Kg.

 Buah Duku
© Shutterstock

" Ya kami jual Rp5.000 per kilogram, sedangkan yang rontok dari pohon atau jatuh Rp10 ribu per 3 kilogram," kata salah satu pedagang.

Menggunakan sepeda, pedagang tersebut menjajakan duku hasil panen kebunnya di sekitar Candi Muarojambi. Dia memanfaatkan musim duku untuk berdagang buah primadona di Jambi tersebut.

" Kami jual seperti harga di kebun," kata dia.

Makan Duku Sepuasnya Cuma Rp15 Ribu di Festival Ngundoh Duku
Buah Duku Jambi (Foto: Shutterstock.com)
2 dari 2 halaman

Festival Ngundoh Duku

Menyambut masa panen duku, Pemerintah Kabupaten Muarojambi bersama masyarakat Lubuk Penyengat, Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo menggelar Festival Ngundoh Duku.

Festival ini digelar untuk menarik minat para wisatawan berkunjung ke Jambi. Hanya dengan tiket Rp15 ribu per orang, pengunjung bisa menikmati duku sampai puas.

" Itu kekhasan dari festival 'ngundoh' duku atau memetik duku ini," ujar Ketua Panitia Pelaksana Festival Ngundoh Duku 2019, Sukir, dikutip dari Liputan6.com.

 Duku Jambi
© Liputan6.com

Menurut dia, penyelenggaraan festival ini dimotori oleh Komunitas Muaro Dano. Festival ini digelar dengan tujuan untuk mengenalkan duku sebagai komoditas andalan kawasan sekitar Candi Muarojambi sekaligus mendukung program Desa Wisata.

" Daerah kami memiliki banyak pohon duku, dan kini sedang berbuah, sehingga kita coba padukan menjadi potensi untuk mendukung program pariwisata.

Selanjutnya, Sukir mengatakan para pengunjung dibolehkan memanjat jika ingin makan duku langsung dari pohonnya. Festival ini dibuka mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

" Bila ada pengunjung ingin memanjat dan memetik duku, kita bantu dan fasilitasi," ucap Sukir.

Tidak hanya makan duku, pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan tradisional maupun menikmati kuliner buatan warga sekitar. Tersedia pula sejumlah cenderamata yang unik.

Sumber: Liputan6.com

Join Dream.co.id