Menparekraf Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Bandara Komodo, Labuan Bajo

Foto: Kemenparekraf
NEWS  |  8 Januari 2021 08:12

Kunjungan ke Labuan Bajo dilakukan untuk memantau kesiapan destinasi wisata super prioritas.

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan ke Labuan Bajo, salah satu dari lima destinasi super prioritas yang diteapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau pengembangan infrastruktur Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kedatangannya disambut oleh akil Bupati Manggarai Barat Maria Geong dan Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina.

Mengenakan peci dan kain bermotif Songke khas Manggarai, Sandiaga melihat alur penumpang saat tiba di  Bandar Udara Internasional Komodo.

" Saya meninjau aspek penerapan kesehatan di Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo untuk memastikan bahwa kita secara ketat dan disiplin menerapkan standar protokol COVID-19 yang betul-betul disiplin," ujar Sandiaga dalam keterangan rilis yang diterima Dream, Kamis 7 Januari 2020.

 Bandar Udara Internasional Komodo

Bandar Udara Internasional Komodo merupakan salah satu gerbang utama wisatawan dengan kapasitas penumpang yang ditargetkan mencapai 4 juta pada 2024. Sandiaga meminta agar ornamen khas Labuan Bajo dapat dipajang di bandara agar memberi kesan lebih mendalam bagi wisatawan.

" Seperti kertas tanda clear check dari deklarasi kesehatan ini, agar dapat dibuat desain yang lebih menonjolkan kekhasan budaya atau motif-motif Manggarai Barat di Labuan Bajo. Ini juga sebagai bentuk persiapan 360 derajat seperti pesan yang dititipkan Presiden," kata Sandiaga.

Sandiaga turut berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, forkopimda untuk mempersiapkan Labuan Bajo sebagai rumah dari event besar berskala dunia.

Kesiapan dari produk-produk ekonomi kreatif dan sumber daya manusia juga akan dipastikan demi menciptakan lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

" Namun aspek kesehatan ini betul-betul harus kita perhatikan karena tidak akan mungkin kita bisa bangkit dan pulih tanpa bisa mengatasi dari sisi kesehatan. Bagi masyarakat yang terdampak dari turunnya jumlah wisatawan, kita akan pikirkan program-program seperti CHSE serta program lainnya seperti dana hibah yang akan kita perluas di tahun 2021 ini," tegasnya.

Suami Dilantik, Chacha Frederica Sah Jadi Ibu Bupati
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
BERANI BERUBAH: “Jangkrik Bos” Raup Jutaan Rupiah
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :