Maskapai Ini Sukses Terbangkan Pesawat dengan Bahan Bakar Jelantah

News-travel | Minggu, 19 September 2021 13:11

Reporter : Ahmad Baiquni

British Airways menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan penerbangan sipil dengan bahan bakar minyak goreng daur ulang.

Dream - Maskapai asal Inggris, British Airways, sukses menerbangkan pesawat dengan bahan bakar jelantah. Bahkan telah membuka rute penerbangan sipil pertama dengan pesawat tanpa BBM fosil.

Manajemen maskapai mengklaim penerbangan rute London-Glasgow itu menghasilkan 62 persen lebih sedikit emsi karbon dibandingkan penerbangan yang sama 10 tahun lalu. Kombinasi bahan bakar yang menggunakan jelantah dipadu jalur penerbangan optimal, kendaraan bandara dialiri listrik serta pesawat terbaru membuat maskapai ini sukses memangkas emisi dan membuat penerbangan jadi zero karbon.

" Penerbangan ini menawarkan demonstrasi praktis dari kemajuan yang kami buat dalam perjalanan pengurangan karbon," ujar Direktur Eksekutif British Airways, Sean Doyle.

Penerbangan ini dioperasikan pesawat " keberlanjutan" khusus BA, sebuah Airbus A320neo, model jarak pendek yang paling tenang dan paling hemat bahan bakar. Bahan bakarnya adalah campuran 35 persen bahan bakar berkelanjutan (SAF) dari British Petroleum, mendekati proporsi maksimum yang diizinkan saat ini dan lebih tinggi daripada di penerbangan demonstrasi serupa.

 

Maskapai Ini Sukses Terbangkan Pesawat dengan Bahan Bakar Jelantah
British Airways (The Guardian)
2 dari 2 halaman

Sukses Tekan Emisi Karbon

Kontribusi lebih lanjut untuk memaksimalkan efisiensi datang dari layanan kontrol lalu lintas udara Nats, yang memastikan lepas landas dan tinggal landas langsung tanpa waktu tunggu, sementara Heathrow menggunakan kendaraan bertenaga listrik hijau untuk mendorong pesawat ke darat.

" Ini menandai kemajuan nyata dalam upaya kami untuk menghilangkan karbon dan menunjukkan tekad kami untuk terus berinovasi, bekerja sama dengan pemerintah dan industri, dan mempercepat penerapan solusi rendah karbon baru," kata Doyle.

Maskapai ini menyatakan pengurangan emisi dibandingkan dengan penerbangan serupa London-Edinburgh pada 2010 dicapai terutama oleh pesawat dan operasi yang lebih efisien, pengurangan 34 persen. Bahan bakar berkelanjutan, yang “ emisi siklus hidup karbonnya” bisa mencapai 80 persen lebih rendah, memberikan kontribusi pengurangan sebesar 28 persen.

Sisanya 38 persen, sama dengan semua penerbangan domestik BA, diimbangi menggunakan penggantian karbon berkualitas tinggi dan terverifikasi, meskipun ada perselisihan yang signifikan tentang nilai penggantian kerugian, dikutip dari The Guardian.

Join Dream.co.id