Akibat Lockdown Covid-19, Satwa Langka Ini Muncul di Jalanan Afrika

News-travel | Selasa, 21 April 2020 13:10

Reporter : Arini Saadah

Kebayang nggak sih lihat singa bermalas-malasan sambil berjemur di tengah jalan?

Dream – Virus corona Covid-19 menyebabkan banyak tempat wisata ditutup. Salah satunya taman nasional yang menyimpan banyak satwa liar.

Karena tidak ada pengunjung, banyak satwa liar yang muncul dan menikmati liburan mereka dengan sangat leluasa.

Bayangkan, singa yang ganas bersantai di bawah terik matahari pagi tanpa gangguan wisatawan. Di sisi lain, beruang hitam yang biasanya sembunyi, saat ini mereka bisa bermunculan di tempat-tempat yang tak biasa, mengutip dari Travel and Leisure.

Setidaknya satwa dilindungi itu mendapatkan tempat yang leluasa selama lockdown virus corona. Misalnya di Afrika Selatan, hewan di taman nasional menyebar di tempat-tempat yang tak biasa karena sepinya pengunjung.

Akibat Lockdown Covid-19, Satwa Langka Ini Muncul di Jalanan Afrika
Ilustrasi Singa Bermalas-malasan Di Tengah Jalan (foto Twitter Kruger National Park)
2 dari 3 halaman

Tidak Biasanya Singa Bersantai di Tengah Jalan

Di taman nasional Kruger Afrika Selatan misalnya. Seorang fotografer mengambil gambar singa yang bermalas-malasan di tengah jalan.

Juru bicara Taman Nasional Kruger mengatakan singa itu berbaring di jalan pada siang hari, dan itu tidak seperti biasanya. Karena dalam keadaan normal mereka selalu bersembunyi di semak-semak.

“ Tidak bisanya mereka berbaring di jalan pada siang hari. Karena dalam keadaan normal banyak wisatawan sehingga membuat mereka sembunyi di semak-semak," kata dia.

Satwa-satwa galak itu berbaring di tempat-tempat yang tidak biasanya mereka tempati. Justru mereka hindari ketika ada pengunjung.

Taman nasional Kruger saat ini tertutup bagi pengunjung. Satu-satunya orang yang diperbolehkan masuk hanyalah para pegawai yang bertugas mengirim makanan, penyediaan bahan bakar, operasi kejahatan terhadap satwa liar, keamanan dan layanan darurat saja.

Lockdown di Afrika Selatan kabarnya diperpanjang hingga akhir April. Sehingga singa di taman nasional itu berkesempatan menikmati waktu bersantai beberapa minggu lagi.

 

3 dari 3 halaman

Nikmati Kebebasan, Beruang Hitam Keluar dari Persembunyian

Selain itu, Taman Nasional Yosemite California, beruang hitam bermunculan di tempat-tempat yang tidak biasanya guys. Dilihat dari rekaman video Taman Nasional Yosemite, penampakan beruang lebih sering daripada biasanya, selain itu juga ada kucing hutan dan coyote.

Dane Peterson yang bekerja di Park’s Ahwahnee Hotel mengatakan mereka jarang sekali muncul. Karena ketika banyak turis hewan-hewan itu memilih mundur ke semak-semak.

Oh iya, Taman Nasional Yosemite ini juga telah ditutup sejak 20 Maret 2020 lalu. Padahal biasanya pada bulan April seperti ini Taman Yosemit akan dikunjungi oleh setidaknya 308 ribu wisatawan lokal maupun internasional.

Di seluruh dunia hewan liar di taman nasional justru berkeliaran dari temat persembunyiannya sementara orang-orang tidak bisa menyaksikan pemandangan langka itu.

Jadi momen seperti ini mungkin menjadi momen bagi hewan-hewan di taman nasional itu untuk menikmati kebebasan ya guys. Yang sebelumnya mungkin mereka takut karena banyak orang.

Taman Nasional Yosemite adalah rumah bagi sekitar 300-500 beruang hitam. Meskipun populasi mereka tidak bertambah sejak penutupan taman, beruang lebih sering terlihat daripada biasanya. Pihak taman Yosemite pun mendapatkan rekaman video beruang yang sedang memanjat pohon dengan santai dan leluasa.

Kebayang gak sih kamu lihat singa dan beruang hitam yang bersantai dan berjemur di bawah terik matahari pagi?

 

 

Join Dream.co.id