Wisata Kapal Pesiar Makin Digandrungi Turis Indonesia

News-travel | Selasa, 7 Agustus 2018 18:46

Reporter : Cynthia Amanda Male

Indonesia menduduki peringkat ketujuh negara di Asia yang paling banyak dikunjungi kapal pesiar.

Dream - Kapal pesiar mewah rupanya menjadi sarana transportasi yang makin diminati wisatawan Indonesia yang ingin berlibur ke luar negeri. Tren penggunaan alat transportasi ini meningkat dari tahun ke tahun.

" Ada 46.700 wisatawan lokal yang berlayar pada 2017, meningkat 40,2 persen dari tahun 2016 yang hanya mencapai 33.200," ujar Direktur Princess Cruises Asia Tenggara, Farriek Tawfik di Aston at Kuningan Suites, Jakarta, Selasa 7 Agustus 2018.

Farriek mengatakan jumlah tersebut hanya 1,2 persen dari jumlah wisatawan Asia yang bepergian dengan kapal pesiar pada 2017, mencapai 4 juta orang. " Jadi potensi pasar lokal masih sangat besar," ucap dia.

Selanjutnya, menurut Farriek, masyarakat Indonesia pengguna kapal pesiar berada pada rentang usia 19-60 tahun. Tetapi, usia 40-59 tahun menyumbang persentase cukup tinggi, mencapai 32 persen.

 Direktur Princess Cruises Asia Tenggara, Farriek Tawfik
© (Dokumentasi Princess Cruises)

" Kebanyakan yang baik kapal pesiar adalah orang tua-tua, makanya jumlah peminat milenialnya tidak terlalu banyak," tutur Farriek.

Dia melanjutkan rata-rata pengguna kapal pesiar berusia 42 tahun. Sedangkan usia 20-39 tahun hanya menyumbang 28 persen.

 Princess Cruises
© Dokumentasi Princess Cruises

Terkait rute, kata Farriek, wisatawan Indonesia kebanyakan memilih kawasan Asia untuk jarak pendek. 

Wisata Kapal Pesiar Makin Digandrungi Turis Indonesia
(Dokumentasi Princess Cruises)
2 dari 2 halaman

Tujuan Terjauh ke Sini

Sedangkan jarak panjang, Alaska menjadi pilihan favorit mereka. " Selanjutnya ada Eropa dan Mediterania," ucap Farriek.

Indonesia, menurut Farriek, juga menjadi destinasi favorit wisatawan internasional yang naik kapal pesiar. Menurut dia, jumlah kunjungan kapal pesiar ke Indonesia pada 2018 sebesar 372 kali, meningkat dibandingkan 2017 dengan 187 kapal.

" Peningkatan ini merupakan salah satu cara cepat untuk memperbaiki ekonomi Indonesia," tutur Farriek.

 Princess Cruises
© Dokumentasi Princess Cruises

Dalam catatan Farriek, apabila setiap kapal mengangkut 3.000 sampai 5.000 wisatawan yang menghabiskan uang rata-rata US$10, hal itu merupakan potensi besar untuk meningkatkan devisa negara. " Belum lagi, belanja kebutuhan kapal," terang dia.

Indonesia menduduki peringkat ketujuh negara di Asia yang paling banyak dikunjungi kapal pesiar. Bali menduduki peringkat teratas dengan 82 kunjungan pada 2018.

Peringkat kedua ditempati Kepulauan Gili dengan 43 kunjungan, Pulau Komodo dengan 40 kunjungan, Semarang dengan 23 kunjungan, dan Surabaya dengan 20 kunjungan.

Terkait
Join Dream.co.id