Jangan Takut Naik Pesawat, Alasannya...

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
NEWS  |  2 November 2018 10:19

Moda transportasi udara jauh lebih aman ketimbang jenis kendaraan lainnya.

Reporter : Mutia Nugraheni

Mitos Perjalanan dengan Pesawat

Sementara itu, seorang sejarawan dan novelis Amerika, Noah Charney, juga turut mengeksplorasi mitos dan realitas seputar perjalanan udara, kengerian ketika membayangkan berada di ketinggian tertentu, dan sains di balik ketakutan irasional seseorang.

Misteri 3 Pesawat Boeing Tak Bertuan di Bandara

"Adrenalin adalah musuh bebuyutan saya, tapi saya tidak pernah takut terbang. Mungkin agak sedikit aneh, mengingat kekhawatiran saya terhadap apapun yang memicu adrenalin," ungkap pria bergelar Doktor itu, seperti dilansir dari situs Adventure.com.

Menurut Noah, perbandingan kemungkinan seseorang meninggal dalam kecelakaan transportasi darat di Amerika Serikat, misalnya, adalah 1 dibanding 6.800.

"Sedangkan kemungkinan tewas dalam kecelakaan pesawat? Lebih kecil, 1 dibanding 13 juta. Namun fakta ini masih saja tidak dapat menghentikan pikiran negatif mereka yang mengalami aerofobia. Saat hendak memesan tiket pesawat, ia harus berpikir dua kali. Namun ketika mengendarai mobil untuk bepergian jarak jauh, tak pernah terbesit sedikit pun angka tersebut," Noah menjabarkan.

Di Amerika Serikat, ada 0,07 korban jiwa per miliar mil penumpang pesawat terbang. Bila dianalogikan: Jika Anda terbang 500 mil setiap hari selama setahun, Anda memiliki risiko kematian 1 dibanding 85.000.

"Singkatnya, terbang sejauh ini adalah moda transit teraman," ungkap Jones.

Sumber: Afra Augesti/ Liputan6.com

Silaturahome (Silaturahmi From Home) Day 1
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Silaturahome (Silaturahmi From Home) Day 1
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :