Bukit Propok Gunung Rinjani Ditutup Usai Video Turis Asing Dugem Viral

Savana Propok (Shutterstock.com)
NEWS  |  7 Agustus 2020 11:11

Sejumlah turis asing diduga melanggar protokol Covid-19.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Destinasi wisata Bukit Propok di Taman Nasional Gunung Rinjani, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, ditutup kembali sementara waktu. Pemicunya, video yang merekam sejumlah turis asing tengah berpesta dugem sembarangan viral di media sosial.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Dedy Asriady, mengatakan penutupan diberlakukan mulai Rabu, 5 Agustus 2020. Pihaknya juga segera menggelar evaluasi melibatkan sejumlah pemangku kepentingan.

" Kita akan evaluasi bersama dengan pemerintah daerah, kelompok sadar wisata, dan kepala desa," ujar Dedy, dikutip dari Liputan6.com.

Dari hasil evaluasi terakhir, Dedy mengatakan ditemukan dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 oleh wisatawan asing yang berkemah di Bukit Propok. Dugaan pelanggaran tersebut yaitu pesta dugem yang digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2020 yang kemudian viral di media sosial.

 Propok

Savana Propok (Shutterstock.com)

" Menurut kami itu melanggar. Solusinya cuma satu, kita tutup sementara karena jenis pelanggaran bisa membuat kluster baru penyebaran Covid-19," kata dia.

Mengenai batas waktu penutupan, Dedy mengatakan hal itu bergantung pada hasil evaluasi bersama antara pemda, kepala desa dan pokdarwis. Sebab, institusi tersebut diberikan hak untuk mengelola kawasan itu.

" Bisa jadi ada pembenahan standar operasional prosedur pemeriksaan pengunjung dan alat-alat yang bisa menimbulkan kebisingan di sepanjang pendakian dan areal perkemahan," kata dia.

 Propok

Bukit Propok di pagi hari (Shutterstock.com)

Dedy berharap penutupan sementara salah satu destinasi populer di Gunung Rinjani dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya para pengunjung. Mereka wajib mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

" Tanggung jawab tersebut bukan hanya dilakukan oleh BTNGR dan pokdarwis selaku pengelola, tapi jadi tanggung jawab bersama, khususnya pengunjung," kata Dedy.

Sebelumnya, Bukit Propok dibuka pada 7 Juli 2020 setelah lebih dari tiga bulan tutup untuk mencegah penyebaran Covid-19. Destinasi tersebut kembali menerima pengunjung bersamaan denan beberapa tempat wisata lain seperti Air Terjun Joben dan Mangku Sakti.

Cerita dan Music Bersama Ify Alyssa | Online Dream Camp 2020
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Streaming Catat! Ini Cara Menyimpan Uang Rp75 Ribu Agar Tak Mudah Rusak
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :