Begini Cara Pilot Deteksi Turbulensi di Udara

Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
NEWS  |  3 Februari 2019 11:31

Turbulensi kerap terjadi di dunia penerbangan.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Mendengar kata turbulensi, kita segera terbayang situasi menakutkan di dalam pesawat. Kondisi pesawat terguncang akibat tidak adanya tekanan udara bisa membuat jantung terasa copot.

Tetapi, turbulensi sebenarnya merupakan situasi yang umum terjadi dalam dunia penerbangan. Meski dalam beberapa kasus turbulensi bisa berbahaya, situasi ini tidak perlu dikhawatirkan.

Para pilot sudah terlatih menangani kondisi pesawat ketika mengalami turbulensi. Bahkan, pilot kini sudah bisa mendeteksi potensi turbulensi melalui bantuan radar sehingga bisa mengantisipasi sejak awal.

 Turbulensi

Dikutip dari mentalfloss.com, turbulensi adalah gerakan udara yang tidak beraturan akibat perbedaan tekanan atau suhu. Seperti halnya angin, gerakan turbulensi kadang lambat hingga tidak terasa sama sekali.

Tetapi, turbulensi juga bisa kencang hingga membuat kabin pesawat terguncang. Namun umumnya saat terjadi turbulensi, guncangan kabin pesawat tidak terasa sama sekali. Jika terasa, mungkin hanya guncangan kecil.

Sebelum terjadi, pilot sudah bisa memprediksi terjadinya turbulensi. Ada beberapa cara yang dipakai para pilot seperti mengandalkan prakiraan cuaca.

 Turbulensi

Prakiraan cuaca cukup membantu untuk deteksi turbulensi. Meski demikian, pilot tidak dapat menentukan secara pasti kapan dan di mana turbulensi berlangsung.

Sifat turbulensi sendiri bisa menyebar atau hanya di lokasi tertentu saja. Mengenai kondisi, pilot punya tiga cara untuk melakukan deteksi dini.

Selanjutnya : Mengenali Awan Cumulus
CEO BUKALAPAK Minta Maaf Kepada Jokowi
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
video detik-detik ledakan di Parkir Timur Senayan
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :