Awal Tahun, Waktu Paling Berisiko Terpapar Virus di Kapal Pesiar

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
NEWS  |  22 Februari 2020 13:10

Virus kerap menyebar di awal tahun yang bertepatan dengan musim dingin.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Liburan dengan kapal pesiar kini tengah menjadi tren. Kapal pesiar menawarkan sensasi pengalaman berlibur yang berbeda.

Tetapi, kasus terpaparnya sejumlah penumpang kapal pesiar Diamond Princess hingga harus harus dikarantina di perairan Jepang menjadi potret bahwa kita harus selalu waspada. Karena, meski tampak mewah dan terawat, ternyata fasilitas di kapal pesiar tidak benar-benar bersih.

Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (United State Centers for Disease Controls/CDC) menganalisis adanya 118 virus yang menimbulkan wabah serius di kapal pesiar. Analisis ini dijalankan dalam kurun waktu satu dekade (10 tahun) terakhir.

Hasil analisis CDC menunjukkan gambaran frekuensi penyebaran virus yang cukup luas, terutama di belahan bumi utara. Selain itu, musim dingin yang berlangsung awal tahun dengan puncaknya di Januari menjadi waktu paling berisiko bepergian dengan kapal pesiar.

 Kapal pesiar

Dalam kurun waktu antara 2010 hingga 2019, ada 19 wabah penyakit melanda kapal pesiar. Semua terjadi di awal tahun yang bertepatan dengan musim dingin di beberapa negara.

Di Februari ada 18 wabah yang tercatat. Sementara Maret dan April tercatat masing-masing 15 wabah.

Sementara di akhir tahun, penyebaran virus menunjukkan penurunan. Pada November setiap tahunnya tercatat ada 12 wabah, sedangkan Desember 10 wabah.

Di luar bulan-bulan tersebut, wabah yang menyebar rata-rata tidak sampai 10 virus.

Pada 2018, diketahui hanya ada dua wabah serius menyebar di bulan Juni namun virus penyebabnya tidak diketahui. Kasus ini melanda kapal pesiar Zaandam holland America dan menjangkiti 95 dari 1.472 penumpang.

 Kapal pesiar

Sedangkan pada Juni 2017, ditemukan sebanyak enam wabah yang menyebar di kapal pesiar Noordam dan Volendam.

Infeksi corona di kapal pesiar Diamond Princess merupakan kasus penyebaran wabah pertama yang terjadi di awal 2020. Menyusul kemudian kasus di kapal pesiar Caribbean Princess.

" Bepergian dengan kapal pesiar membawa orang berada di lingkungan baru dan dengan jumlah orang yang lebih banyak. Hal ini dapat menciptakan risiko penyakit yang bisa ditimbulkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi atau melalui kontak dengan orang yang terinfeksi," demikian penjelasan CDC.

Untuk menghindarinya, CDC menyarankan para penumpang rajin cuci tangan terutama usai menggunakan toilet dan sebelum makan. Selain itu, istirahat yang cukup dan memperbanyak minum air putih serta meninggalkan area yang menjadi lokasi melihat orang sakit.

Sumber: Liputan6.com/Tri Ayu Lutfiani

Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Selebritis Instan di Mata Tara Basro
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :