Bakal Ada Paspor Covid-19 Buat Pelancong

News-travel | Jumat, 27 November 2020 11:10

Reporter : Ulyaeni Maulida

Aplikasi ini nantinya akan memudahkan pelancong dalam melakukan perjalanan internasional.

Dream - Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) tengah mempertimbangkan untuk meluncurkan ‘Paspor Covid’ demi menghidupkan kembali gairah perjalanan internasional.

IATA juga telah mengusulkan pengujian sistematis bagi pelancong internasional yang akan memungkinkan pencabutan pembatasan wilayah dan memberikan alternatif lain untuk aturan karantina.

Aplikasi ini nantinya akan berfungsi layaknya paspor digital. Di dalamnya akan disertakan tes Covid-19 dan sertifikat vaksinasi untuk membantu melancarkan perjalanan pelancong.

Selain itu, aplikasi ini nantinya akan disambungkan ke salinan paspor elektronik pelancong untuk membuktikan identitas mereka.

Bakal Ada Paspor Covid-19 Buat Pelancong
Ilustrasi (Foto: Pexels)
2 dari 3 halaman

Dibuat setelah kandidat vaksin ditemukan

Pengumuman IATA muncul setelah tiga kandidat vaksin virus Covid-19, Pfizer-BioNTech, Moderna dan Universitas Oxford-AstraZeneca melaporkan tingkat kemanjuran lebih dari 90 persen.

Aplikasi ini akan didasarkan pada sistem IATA Timatic yang digunakan untuk memverifikasi dokumen. Sistem Timatic digunakan untuk memastikan pelancong mematuhi aturan dan regulasi kontrol perbatasan.

Timatic memberikan informasi yang dipersonalisasi berdasarkan tujuan penumpang, titik transit, dokumen perjalanan, hingga negara asal.

3 dari 3 halaman

Segera diluncurkan

IATA mengatakan aplikasi tersebut akan diluncurkan pertama kali di perangkat Apple Inc pada kuartal pertama 2021. Sedangkan di Android pada April mendatang.

IATA akan melakukan tes yang diprogramkan bersama International Airlines Group (IAG SA), di mana penumpang akan dapat membagikan data mereka dengan otoritas perbatasan atau menunjukkan kode QR untuk dipindai.

IATA telah meminta pemerintah untuk memastikan para staf penerbangan dan pelancong internasional diprioritaskan untuk vaksinasi covid-19. Setelah para pekerja dibidang kesehatan serta kelompok yang lebih rentan.

(Beq, Sumber: businesstoday.in)

Join Dream.co.id