10 Ribu Dosis Untuk Serbuan Vaksin, Sandiaga: Jangan Pilih-pilih Merek

News-travel | Jumat, 23 Juli 2021 19:11

Reporter : Ahmad Baiquni

Masyarakat dan pelaku industri pariwisata di Bandung Barat menjalani vaksinasi Covid-19.

Dream - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif turut menggenjot capaian vaksinasi nasional. Salah satunya dengan menggelar Program Serbuan Vaksinasi menggandeng Seskoau Lembang, Homecare 24, PT. Danone Indonesia, serta Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Vaksinasi yang digelar pada Jumat, 23 Juli 2021 menargetkan sejumlah masyarakat. Sebanyak 10 ribu dosis dialokasikan vaksin untuk program ini.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir secara virtual sangat antusias dengan penyelenggaraan Serbuan Vaksinasi Covid-19. Dia mengimbau masyarakat untuk segera mengikuti vaksinasi.

" Kami mengharapkan Serbuan Vaksinasi ini dapat berjalan lancar dan segera memulihkan perekonomian Indonesia," ujar Sandi.

Sandi juga meminta masyarakat untuk tidak pilih-pilih merek vaksin. Sebab, hal itu dapat menghambat proses percepatan vaksinasi nasional.

Selain itu, Sandi juga meminta masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan meski sudah divaksin. Karena vaksin tidak menjamin bebas dari penularan Covid-19.

 

10 Ribu Dosis Untuk Serbuan Vaksin, Sandiaga: Jangan Pilih-pilih Merek
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno
2 dari 2 halaman

Minat Masyarakat Tinggi

Program Serbuan Vaksinasi di Lembang ini turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan, Komandan Seskoau Marsda Samsul Rizal, serta perwakilan Danone.

Danseskoau, Marsda Samsul Rizal, mengatakan program Serbuan Vaksinasi bertujuan menggenjot jumlah vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat, terutama pelaku industri wisata dan ekonomi kreatif. Sehingga herd immunity atau kekebalan kelompok dapat segera tercapai.

" Minat masyarakat untuk divaksin saat ini sudah melonjak tinggi," kata Samsul.

Dia juga mengatakan saat ini masyarakat sudah banyak yang rela antre untuk divaksinasi. Selain itu, masyarakat juga semakin banyak sudah tidak percaya hoax yang beredar seputar vaksinasi.

Laporan: Delfina Rahmadhani

Join Dream.co.id