Eksotis Alam & Budaya di Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat Bisa Jadi 'Magnet' Turis

News-travel | Sabtu, 18 Juni 2022 09:12

Reporter : Dwi Ratih

Kawasan Indonesia Timur menyimpan surga alam yang tak ada tandingannya.

Dream - Didominasi dengan keindahan pantai, bukit, pegunungan, hingga wisata bahari dan warisan peninggalan kolonial, kawasan Indonesia Timur menyimpan surga alam yang tak ada tandingannya.

Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/KaBaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan keindahan alam dan budaya di Desa Wisata Lapasi Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, begitu mengesankan sehingga potensial menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun internasional.

Menparekraf Sandiaga, saat visitasi 50 desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia, Kamis, 16 Juni 2022 kemarin, juga mengatakan kalau dirinya terkesan dengan eksotisme alam serta budaya yang disajikan masyarakat Jailolo.

“ Saya tadi sangat berkesan dengan Festival Pantai Lapasi karena tadi saya lihat ada berbagai macam kuliner, ekonomi kreatif, kerajinan, dan keindahan alam dan juga ada festival sunset, dancing in the sunset, belum lengkap kita beromantisme kalau belum berdansa sambil menikmati sunset di Pantai Lapasi,” katanya.

Eksotis Alam & Budaya di Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat Bisa Jadi Magnet Turis
Foto: Kemenparekraf RI
2 dari 4 halaman

Bisa jadi lapangan pekerjaan baru

Desa Wisata Lapasi atau biasa disebut Lako Akelamo, memiliki keindahan pantainya yaitu Pantai Lapasi.

Lapasi merupakan akronim dari “ Lako Pasir Indah” karena memang terkenal akan lanskap senjanya yang indah.

 Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat© Kemenparekraf

Selain menawarkan beberapa paket wisata olahraga air, Pantai Lapasi juga sering dijadikan tempat berlangsungnya kegiatan Festival Teluk Jailolo.

 Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat© Kemenparekraf

“ Pengembangan Desa Wisata Lapasi, merupakan Kolaborasi Pengembangan Desa Sejahtera ASTRA sebagai upaya kebangkitan ekonomi pascapandemi dan juga hari ini saya terkesan dengan begitu banyaknya daya tarik wisata di Jailolo Kabupaten Halmahera Barat untuk membuka lapangan kerja dan peluang usaha,” jelas Sandiaga.

3 dari 4 halaman

Disambut tarian khas Maluku

Selain itu, Sandiaga juga melihat Infrastruktur yang ada di Halmahera Barat sudah cukup baik.

Namun untuk mendukung infrastruktur berkualitas perlu kerja sama lebih baik lagi di area yang harus difokuskan.

“ Menurut saya akomodasi seperti homestay jadi sebuah fasilitas yang sangat dibutuhkan, karena akan menambah penghasilan bagi mereka. Jika membangun hotel hanya investor-investor yang mendapat keuntungan. Namun jika kita bersama-sama membangun homestay tentu akan menambah penghasilan bagi masyarakat. Kuncinya kita harus kolaborasi,” ujarnya.

 Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat© Kemenparekraf

Saat visitasi Desa Wisata Lapasi, Menparekraf Sandiaga, disambut tarian Cakalele, yaitu tarian perang khas Maluku yang biasa dimainkan untuk menyambut tamu besar ataupun perayaan adat.

 Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat© Kemenparekraf

Setelahnya, Menparekraf mencoba permainan tradisional Boi Tempurung yaitu permainan tradisional melempar bola ke tumpukan tempurung kelapa, lalu melempar bola ke badan tim lawan.

4 dari 4 halaman

Jadi 50 desa wisata terbaik di Jadesa

Sehabis mencoba Boi Tempurung, Menparekraf bertemu pengrajin atap rumbia hingga berkeliling dan mengikuti acara Teater Kuliner 7 Suku.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Halmahera Barat James Uang mengaku berbahagia dengan kehadiran Menparekraf ke daerahnya.

Menurutnya kehadiran Menteri akan mampu mengangkat semangat dan motivasi masyarakat untuk bangkit pascapandemi.

 Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat© Kemenparekraf

“ Sebagai tuan rumah, kami menyampaikan apresiasi tinggi kepada Menparekraf yang hadir di Kabupaten Halmahera Barat ini dan menjadi kehormatan sendiri bagi kami dan masyarakat. Terlebih Desa Wisata Lapasi ini ditetapkan sebagai 50 Desa Wisata terbaik yang terdaftar di Jadesa,” ujar James.

 Desa Wisata Lapasi Halmahera Barat© Kemenparekraf

“ Saya percaya dengan ditetapkannya Desa Lapasi sebagai desa wisata terbaik akan meningkatkan ekonomi bagi masyarakat setempat. Percaya atau tidak kunjungan wisatawan saat hari libur atau akhir pekan sangat padat. Sehingga dengan kehadiran Pak Menteri diharapkan ini menjadi semangat, menjadi support buat kami untuk terus bangkit pascapandemi,” katanya.

Join Dream.co.id