Budaya Hingga Bahari, Daya Tarik Potensial Wisata Muna-Sinjai

Foto: Kemenparekraf
DESTINATION  |  26 Januari 2021 13:10

Ada berbagai potensi wisata yang dapat digali, mulai dari wisata budaya hingga bahari.

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Dream - Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan turut menjadi daerah terdampak Covid-19 selama pandemi. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah berupaya menggali potensi pariwisata untuk memulihkan kondisi di sana.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendiskusikan masalah tersebut bersama Bupati Muna LM Rusman Emba dan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa. Ke depan, Sandiaga ingin agar pariwisata Muna dan Sinjai bangkit dan menopang perekonomian daerah.

" Potensi pariwisata sangat menjanjikan, dengan beberapa inovasi destinasi ditunjang peluang ekonomi kreatif di kedua daerah. Apalagi pariwisata berpotensi besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan didukung generasi milenial yang sudah bergerak menciptakan peluang-peluang usaha wisata di sana," ujar Sandiaga di laman resmi Kemenparekraf.

 Sandiaga Uno

Letak geografis Sinjai dengan kontur wilayah lautan dan perbukitan menyimpan potensi wisata yang unik Ini dapat mendorong investasi.

" Kami mengajak masyarakat berkunjung ke Sinjai untuk menikmati keindahan gunung, pantai, dan pulau. Juga wisata mangrove yang memiliki panjang 13 kilometer yang dapat dikunjungi dari pagi sampai malam, kalau mau melihat keindahan alam datanglah ke Sinjai," tutur Bupati Sinjai Andi Seto Asapa.

Sementara itu di Kabupaten Muna juga memiliki berbagai potensi wisata budaya antara lain Bheta Wuna, Kaghati Kolope, Kogira Athara. Selain itu ada wisata sejarah Liang Kabori dan Masigi Wuna, serta beberapa wisata bahari.

 Kemenparekraf

Kendati demikian, aktivitas peningkatan potensi pariwisata dan ekonomi saat ini perlu pengawasan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu, potensi penyebaran Covid-19 bisa diantisipasi sejak dini. 

" Kunci kita untuk bisa mengatasi Covid-19 adalah pertama patuh dulu kepada protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan. Yang kedua testing, tracing, dan isolasi mandiri. Sehingga kunci kebangkitan sektor parekraf terletak pada aspek kesehatannya," tutur Sandiaga.

Posko Desa:Kelurahan Tanggap Covid-19 Sesuai Kearifan Lokal Masing-Masing Daerah
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Program Pemerintah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Di Sektor Pariwisata
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :