Selain Borobudur, Inilah 5 Candi Paling Indah di Indonesia

Destination | Kamis, 25 Juni 2020 09:10
Selain Borobudur, Inilah 5 Candi Paling Indah di Indonesia

Reporter : Ulyaeni Maulida

Candi mana saja yang pernah kamu kunjungi?

Dream – Indonesia memiliki berbagai peninggalan sejarah dari masa lampau. Salah satunya adalah candi.

Banyak candi yang merupakan peninggalan kerajaan Hindu-Buddha hingga kini masih lestari. Sebagai bukti sejarah dan pembelajaran bagi generasi muda.

Candi-candi yang masih berdiri tersebut pun digunakan sebagai tempat wisata sekaligus edukasi mengenalkan sejarah masa lalu.

Meskipun banyak candi yang telah dibuka untuk umum, namun kita tetap harus mematuhi setiap peraturan yang ditetapkan. Karena itu adalah upaya perlindungan bangunan-bangunan candi agar tetap lestari.

2 dari 6 halaman

Candi Borobudur, Magelang

Candi Borobudur merupakan salah satu Candi terbesar di Indonesia. Candi ini  terletak di Jalan Badrawati, Borobudur, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Candi Borobudur dibangun pada masa Wangsa Syailenda yang merupakan penganut ajaran Buddha Mahayana berkuasa. Tepatnya sekitar tahun 750-800-an Masehi.

Nama Borobudur sendiri berasal dari kata " Boro" dan " Budur" . " Bara" berarti " kompleks biara" dan " Budur" berarti " Atas" . Jika digabungkan menjadi kata " Borobudur" maka artinya " kompleks biara di atas" .

3 dari 6 halaman

Candi Dieng, Wonosobo

Candi Dieng merupakan peninggalan agama Hindu aliran Syiwa. Candi-candi di Dieng diperkirakan dibangun masa kekuasaan Kerajaan Kalingga yang dikendalikan Dinasti atau Wangsa Sanjaya

Kompleks candi ini terletak di kawasan wisata dataran tinggi Dieng. Candi Dieng berjumlah delapan bangunan.

Nama-namanya diambil dari nama tokoh pewayangan. Di antaranya Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra, Candi Bima, Candi Dwarawati, dan Candi Gatotkaca.

4 dari 6 halaman

Candi Plaosan, Klaten

Candi Plaosan dikenal juga sebagai Kompleks Plaosan, merupakan salah satu candi Buddha di Indonesia. Pembangunan Sejarah Candi Plaosan ini diperkirakan pada awal abad ke-9, tepatnya pada masa pemerintahaan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Hindu.

Candi Plaosan terbagi menjadi dua bagian. Plaosan Kidul (selatan) dan Plaosan Lor (utara).

Candi Plaosan terletak di Jalan Candi Plaosan, Bugisan, Kec. Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

5 dari 6 halaman

Candi Ratu Boko, Yogyakarta

Nama Candi Ratu Boko diambil dari nama seorang raja Mataram bernama Ratu Boko. Candi ini diyakini merupakan reruntuhan istana atau keraton Ratu Boko.

Ratu Boko ini diyakini pula sebagai ibu dari Roro Jonggrang.

Candi Ratu Boko merupakan satu peninggalan budaya yang berlokasi dekat dengan candi Prambanan. Candi Ratu Boko terletak di Jalan Raya Piyungan-Prambanan KM.2, Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

6 dari 6 halaman

Candi Cetho, Karanganyar

Candi Cetho adalah salah satu candi bercorak Hindu. Candi ini dibangun pada masa kerajaan Majapahit.

Nama Candi Cetho diambil dari tempat candi ini berada yaitu di Dusun Cetho. Cetho dalam bahasa Jawa berarti jelas. Maksudnya adalah saat kamu mengunjungi candi Cetho, kamu dapat melihat dengan jelas pemandangan pengunungan disekitar dusun ini.

Candi Cetho memiki arsitektur yang berbeda dengan candi-candi Hindu lain di Jawa. Candi Cetho memiliki arsitektur seperti punden berundak.

Candi Cetho terletak di Dusun Cetho, Gumeng, Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

(Beq, Diambil dari berbagai sumber)

Join Dream.co.id