Penampakan 5 Museum Bawah Laut Ini Bikin Bergidik

Museum bawah laut (Foto: Shutterstock)
DESTINATION  |  21 Mei 2018 15:28

Pergi ke museum biasa sudah mainstream. Cobain deh ke sini.

Reporter : Dwifantya

Dream - Traveler pecinta tempat-tempat bersejarah pasti suka berkunjung ke museum yang satu ini. Bukan museum biasa, tapi ini adalah museum bawah laut.

Anda bisa menjelajahi reruntuhan arkeologi serta seni kontemporer di museum bawah laut ini. Jika Anda tidak bersertifikat SCUBA, sebagian besar juga dapat dilihat dengan snorkeling atau mengikuti tur dengan perahu berlantai kaca.

Penampakannya memang bikin bergidik, karena patung-patung di bawah laut ini seperti sudah hidup ratusan tahun lamanya. Sensasi misterius dan anti-mainstream inilah yang justru dicari oleh banyak traveler.

Berikut 5 museum bawah laut paling terkenal di dunia seperti dikutip dari tripsavvy.com.

1. Baia Underwater Park, Italia

 Museum bawah laut Italia

(Foto: tripsavvy.com)

Kebanyakan orang tahu tentang Pompeii, kota Romawi dekat Naples, tetapi sedikit yang tahu tentang Baia yang luasnya kira-kira tiga kali ukuran Pompeii. Sementara Pompeii tertutup abu vulkanik, Baia ditinggalkan pada abad ke-8 dan kemudian terendam di bawah air. Keindahan peninggalan sejarah di bawah laut itu dapat dieksplorasi oleh perenang snorkel maupun penyelam.

Hanya beberapa kilometer di utara Naples dekat Pozzuoli, pengunjung dapat mengunjungi Baia Underwater Park. Kota ini dulunya merupakan resor tepi laut yang mewah bagi orang kaya Roma dan bahkan kaisar Caligula. Para sejarawan membandingkannya dengan Las Vegas atau Beverly Hills.

Pada musim panas yang cerah pengunjung dapat melakukan perjalanan dengan perahu berlantai kaca untuk melihat reruntuhan. Ada juga wisata snorkeling, tetapi pengalaman terbaik akan didapat dengan peralatan SCUBA. Dengan bimbingan seorang instruktur lokal Anda akan dapat berenang di antara patung-patung marmer dan menyentuh lantai mosaik.

2. Pelabuhan Herodes, Israel

 Pelabuhan Herodes Israel

(Foto: tripsavvy.com)

Kota Caesarea di Israel telah menjadi pusat penggalian selama 30 tahun terakhir. Pada 2006, Pelabuhan Herodes dibuka sebagai museum bawah laut yang difokuskan pada salah satu pelabuhan terbesar Kekaisaran Romawi, yang diresmikan pada 10 SM.

Pengunjung dapat berenang dari pameran ke pameran untuk melihat mercusuar yang hancur, fondasi orisinil, jangkar dan tiang. Ada 36 situs berbeda sepanjang empat jalur yang ditandai dari pelabuhan yang tenggelam. Pengunjung juga diberi peta kedap air. Satu jalur dapat diakses oleh perenang snorkel sementara yang lain semuanya dirancang untuk penyelam pemula.

3. Museum Subacuático de Arte (MUSA)

 MUSA

(Foto: tripsavvy.com)

Museum seni kontemporer bawah laut ini memiliki lebih dari 500 patung monumental permanen di perairan yang dikelilingi Cancun, Isla Mujeres dan Punta Nizuc. Tujuan museum adalah untuk menunjukkan interaksi antara seni dan sains serta membentuk struktur terumbu laut untuk berkoloni. Semua karya seni terbuat dari bahan khusus yang akan mempromosikan kehidupan karang dan ditambatkan ke dasar laut.

Pengunjung dapat melihat karya seni ini melalui wisata perahu berlantai kaca, rute snorkeling dan menyelam. Bagian penting MUSA adalah untuk menarik sekitar 750.000 penyelam setiap tahun yang datang ke semenanjung Yucatan jauh dari terumbu karang.

4. Museum Atlántico Lanzarote

 Museum bawah laut

(Foto: tripsavvy.com)

Baru dibuka pada 2016, Museo Atlántico Lanzarote terinspirasi oleh MUSA di Meksiko dan merupakan museum seni kontemporer bawah laut pertama di Eropa. Instalasi ini dibuat untuk menarik perhatian pada masalah lingkungan dan perubahan iklim serta menciptakan habitat laut baru untuk Kepulauan Canary. Instruktur selam memimpin tur bawah laut untuk memperlihatkan hampir 300 pahatan kepada pengunjung.

5. Shipwreck Trail, Florida Keys

 Museum bawah laut Florida

(Foto: tripsavvy.com)

Penyelam dapat menjelajahi jejak kapal karam bersejarah di Suaka Laut Nasional Florida Keys. Beberapa situs sangat dangkal sementara yang lain jauh lebih dalam sehingga butuh penyelam berpengalaman.

Kapal karam tertua, San Pedro, yang meninggalkan Kuba Havana menuju Spanyol pada 1733. Kapal itu membawa koin perak Meksiko dan peti porselen China. Kapal terjebak dalam badai dan tak punya cukup waktu untuk kembali ke pelabuhan, sehingga kapal itu tenggelam. Kapal ini ditemukan pada 1960 oleh pemburu harta karun yang membantu melepaskan pemberat dan meriam serta sisa-sisa muatan.

Yang termuda adalah Thunderbolt yang dibangun selama Perang Dunia II. Kapal itu tidak pernah secara resmi ditugaskan dan kemudian digunakan untuk penelitian tentang energi listrik. Kapal itu disumbangkan ke Florida Keys Artificial Reef Association dan sengaja ditenggelamkan pada 1986.

Summer Style 2019
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Jawab Isu Pernikahan, Ini Kabar Terbaru Juwita Bahar
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :