Mengudara di Langit Hong Kong dengan Kereta Gantung

Destination | Rabu, 1 Mei 2019 11:27
Mengudara di Langit Hong Kong dengan Kereta Gantung

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Melewati laut dan gunung, siapa berani coba?

Dream - Menembus awan, membelah pegunungan. Terpaan angin tak menghalangi kereta gantung mengarungi angkasa. Udara sejuk membelai kulit, membuat siapa saja terlena dengan keindahan semesta.

Sesekali tengoklah ke bawah, maka laut dan pepohonan akan menyambutmu. Tersebar luas bagaikan permadani yang tak ternilai harganya. Membuatmu takjub ketika menumpangi Ngong Ping 360 Cable Car.

 Ngong Ping
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Didesain dengan 360 panoramic windows, Sahabat Dream dapat menikmati pemandangan pulau Lantau, Hong Kong dari atas kereta gantung terpanjang di Asia.

Selama 25 menit, kamu akan dibawa mengudara sepanjang 5,7 kilometer dari Tung Chung ke Desa Ngong Ping hanya dengan duduk di kabin kereta gantung yang mencakup delapan orang.

 Ngong Ping
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Berangkat dari terminal Tung Chung, kamu akan melihat pemandangan Hong Kong Airport, menyebrangi Laut hingga mencapai pegunungan dengan pohon dan jalan setapak di bawahnya.

 Ngong Ping
© Foto: Shutterstock

Dream berkesempatan menaiki Ngong Ping 360 Cable Car bersama Klook belum lama ini. Rasa ngeri sekaligus takjub bercampur aduk saat kereta gantung menembus awan di pegunungan.

Tangan bisa berkeringat dingin jika kereta gantung yang kamu naiki dilengkapi dengan alas kaca, kendati hal itu merupakan kesempatan untuk mendapatkan foto Instagramable.

 Sivia Azizah
© Foto: Istimewa

Dari kejauhan, kamu dapat melihat patung Big Buddha pertanda kereta gantung akan segera tiba di Desa Ngong Ping.

 Ngong Ping
© Disneyland Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Jangan khawatir bagi kamu yang takut ketinggian. Selain Crystal Cabin, Ngong Ping 360 Cable Car juga tersedia dalam pilihan Standard Cabin dan Private Cabin untuk perjalanan satu arah atau pulang-pergi.

Harga berkisar dari Rp316 ribu - Rp7 juta. Menjelang libur lebaran, dapatkan diskon 8 persen untuk semua produk dengan memakai kode promo DREAM500 di aplikasi Klook.

Tak cuma naik kereta gantung, kamu juga bisa berkunjung ke patung Big Buddha dan Po Lin Monastery ketika sampai di Desa Ngong Ping sebelum kembali ke Tung Chung.

2 dari 2 halaman

Menjelajah Desa Ngong Ping

Sesampainya di terminal Nong Ping, Sahabat Dream akan disambut oleh suasana hiruk-pikuk pedesaan.

 Ngong Ping
© Foto: Shutterstock

Sebelum menuju patung Big Buddha, kamu akan melewati deretan toko suvenir dan rumah makan. Salah satu restoran, Ebeneezer's Kebabs & Pizzeria sudah memiliki sertifikasi halal nih Sahabat Dream.

 Ngong Ping
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Di desa ini, terdapat berbagai spot foto ikonik seperti replika pohon Bodhi tempat kelahiran Siddharta Gautama menjadi Buddha.

 Ngong Ping
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Menuju patung Big Buddha, terdapat 12 patung jenderal yang saling berjajar di tepi jalan. Patung tersebut melambangkan 12 shio kepercayaan masyarakat Tiongkok.

 Ngong Ping
© Foto: Istimewa

Siapkan diri untuk mendaki ratusan anak tangga menuju Big Buddha di puncak gunung Muk Yue. Atau kamu juga bisa berfoto dari bawah dan melanjutkan perjalanan menuju Po Lin Monastery, sebuah kompleks biara kuno.

 Ngong Ping
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Arsitekturnya kental dengan gaya istana pada zaman dinasti Ming dan Qing. Di area ini, terdapat beberapa kuil dan tower tempat masyarakat Hong Kong beribadah.

 Ngong Ping
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Interior kuil terlihat mewah dengan nuansa serba emas. Ada banyak ornamen bergaya Minnan seperti corak naga, bunga dan burung phoenix.

 Ngong Ping
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Di sudut kompleks biara, kamu dapat menemukan berbagai toko yang menjual dupa dan restoran vegetarian. Wah, seperti di film shaolin kung fu ya?

Join Dream.co.id